Minggu, 25 Oktober 2015

Berita Sex Skandal Sex Diperkemahan

Cerita Sex, Cerita Dewasa, Cersex Cerita Sex, Cerita Dewasa, Cerita Ngentot, Cerita Mesum, Cerita Sex, Cerita Lesbian, Cerita birahi, Cerita Hot, Cerita Panas, Cerita Bokep, Cerita Ganas, Cerita Seksualitas, Cerita Bispacx Terbaru.

Berita Sex Skandal Sex Diperkemahan

Baca Cerita seru lainya Teh Lita Kegatelan
Berikut ini adalah cerita tentang seorang Mahasiswi di sebuah Perkemahan yang diselenggarakan di daerah Jawa barat diSaat itu pada tahun Seribu sembilan ratus sembilan puluh dua ketika saya hanya seorang mahasiswa dari semester pertama komputer terkenal perguruan tinggi di Depok Ketika itu semua mahasiswa baru diwajibkan untuk berpartisipasi Jambore dan Charity (Jam Baksos) diadakan di sebuah perkemahan di Sukabumi, Jawa Barat. Pada hari yang telah ditentukan, hari kami semua bersiap-siap di kampus tercinta, kemudian segera diberangkatkan dengan menggunakan beberapa truk bak terbuka. Setelah melakukan perjalanan sekitar tiga sampai empat jam, ada satu truk yang disebabkan dengan cara yang salah sehingga semua truk lain harus menunggu diam-diam sejenak di suatu tempat, akhirnya kami tiba di tujuan. Hari mulai gelap. Saya melihat di sekitar kita. ih, seram juga. Suasana tenang dan gelap, mengetahui di daerah pegunungan yang tidak terlalu banyak orang. Itu hanya suara truk mesin diesel yang cukup berisik.
Berita Sex Skandal Sex Diperkemahan


Akhirnya, dengan konvoi truk satu persatu, Anda ke tempat terbuka seperti memarkir mobil truk yang kami tumpangi itu. Sudah bangun?, Tidak! Kami masih harus berjalan lagi beberapa jarak di sepanjang jalan untuk mencapai tempat di mana kami akan mendirikan tenda kami. Pukul tujuh malam saat kami memasuki area kamp. Wah! Ternyata perkemahan telah diterangi oleh beberapa lampu sorot kekuatan yang cukup besar, yang telah disiapkan oleh tim penyelenggara yang telah mendahului kita ada sehari sebelumnya. Mereka juga telah menyiapkan dua toilet darurat. Khusus seorang gadis dan satu orang khusus. Dengan tubuh lelah sedikit karena perjalanan cukup jauh, kami juga mendirikan tenda masing-masing dengan bimbingan beberapa panitia. Satu tenda diisi oleh kelompok empat sampai lima orang. Cowok dan cewek memisahkan tenda. Katanya sih, takut hal-hal yang tidak diinginkan! Saya beruntung, kelompok saya terdiri dari semua anak-anak yang saya belum tahu. Aku benar-benar malu dan agak pemalu, jadi kurang cepat dalam campuran. Setelah makan malam dan sedikit istirahat, diadakan briefing mengenai jadwal kegiatan Jambaksos di hari-hari berikutnya. Briefing adalah satu-satunya acara yang diadakan pada hari pertama. Central berikut briefing, tiba-tiba aku merasa seperti pengen kencing. 

Aku ragu-ragu untuk pergi ke ke toilet buatan didirikan di tepi sungai yang mengalir di dekat perkemahan kami. Dasar saya adalah pemalu, namun untuk toilet buatan. Habis ada cukup banyak cara untuk gelap pula. Sementara itu, untuk meminta bantuan kepada salah satu panitia merasa malu. Akhirnya saya memutuskan untuk pergi balik semak-semak di sekitarnya sepi dan agak tersembunyi dan agak jauh dari kerumunan orang yang mengikuti briefing. Ah .., itu lega setelah saya mengeluarkan seluruh isi kandung saya. Mungkin jika ditampung dalam botol bisa penuh . Saya melakukan peenahanan pipis waktu masih di Bogor selama perjalanan untuk datang ke sini. Apalagi didukung oleh gunung udara dingin di sini sampai ke sumsum tulang. “Hi hi hi hi .., Hei, Apa yang Anda lakukan di sana?!” Tampak dua orang panitia datang ke arah saya sambil nyengir. Saya tahu mereka, satu nama Nindia , yang rambutnya sepundaknya sedikit kecoklatan, sedangkan rambut hitam legam dipotong pendek Rizka namanya. Kedua tinggi badannya hampir sama. Sama-sama cantik dan sama-sama sensual. Payudara mereka juga termasuk besar dan bulat, dengan Rizka sedikit lebih besar daripada yang dimiliki dimiliki Nindia. Ini terlihat dari balik cukup ketat T-shirt yang mereka kenakan. Mereka berdua adalah anggota seksi P3K. “Aku .. Aku lagi pipis, Suster,” jawabku takut-takut.

Berita Sex Skandal Sex Diperkemahan

Baca Cerita seru lainya Teh Lita Kegatelan
Tapi Nindia dan Pratiwi bahkan lebih dekat dan melompat ke dalam tempat persembunyian saya yang terletak sedikit di bawah perkemahan. “Mengapa kau kencing di sini, ya?, Bukankah kita sudah memiliki toilet sendiri di sana?” Tanya Nindia. “Yah, aku takut, saudara.” Aku meletakkan penis saya dan saya menarik saya kait celana ritsleting. Nindia dan Pratiwi tertawa perbuatan saya. “Tunggu! Garasi ini tidak harus menutup pertama,” kata Pratiwi meremas selangkangan saya. Ouch! Kemudian membuka kembali tangan ritsleting yang telah saya tutup. “Wow! Fa, terlihat, tidak doi memakai celana!”, Saya jarang memakai celana ketika terjadi di mana saja. “Di mana, Wi? Saya ingin melihat”, kata Nindia mendekati selangkangan saya. Pratiwi memberikan tempat untuk Nindia. Nindia memasukkan tangan kanannya ke dalam celah ritsluiting saya. Dia mengelus lengan saya ngelus dengan tangan hangat, membuat saya mulai menggelinjang menahan nikmat. “Wi, tidak doi disunat! Anda tidak pernah bermain dengan penis tidak disunat?”, Nindia mengeluarkan penis saya dari dalam kandang. Pratiwi hanya mengangkat bahu saja. “Eh, Paman Selamat. Ini adalah hukuman Anda karena buang air besar sembarangan! Sekarang Anda diam aja yah!”, Kata Nindia sedikit melotot. Nindia dekat dengan penis saya ke dalam mulutnya. 

Beberapa detik kemudian mulutnya asyik hancur penis saya. Ah, penis saya mengeras. Ini menambah keasyikan untuk Nindia yang terus menghisap penis saya yang meskipun tidak terlalu panjang tapi diameternya cukup besar. Mataku hampir mundur ketika Nindia menjilat-jilat ujung penis saya tegang menjulang. Lidah Gelitikkan mulai membangkitkan nafsu nikmat saya yang telah terkubur. “Fa! Bagi dong saya! Apakah Anda habisin sendiri!”, Pratiwi tidak mau kalah. Dia mengarahkan tangannya ke belakang pinggang saya, kemudian dipelorotkannya celana saya turun untuk mengungkapkan penis saya yang tampak siap tempur. Dinginnya udara malam menusuk paha kulit telanjang tidak merasa, terhapus oleh kenikmatan saya mengalami di selangkangan saya. Rizka lalu meletakkan bibirnya yang matang dengan mencuci tipis lipstik ke penis saya. Kemudian rakus mereka berdua menguasai penis saya dengan kuluman dan menjilati lidah mereka rentetan, membuat tubuh saya seperti dendeng yang merasakan kenikmatan yang fantastis ini. “Aah .., Kak .., aku sudah keluar ..” kataku mendesah mendesah. Tapi Nindia dan Pratiwi tidak peduli. Mereka masih menyenangkan untuk menjelajahi seluruh permukaan selangkangan dari mulut saya dan lidah mereka seperti ular. Akhirnya, dengan dua-tiga kali kedutan, saya muntah seluruh penis isi cairan kental saya ke wajah Nindia. “Ma .. Maaf, kakak. Aku tidak sengaja.” Nindia bukannya marah tapi sebenarnya tersenyum bahagia. Dijilatinya air mani saya di wajahnya. Mengetahui bahwa ia tidak mendapatkan cairan nikmat saya, Pratiwi mencuat lidah mereka ke arah wajah Nindia. Dia bergabung Nindia wajah menjilat-jilat seperti meminta bagian. Nindia tampaknya bergeming.

Berita Sex Skandal Sex Diperkemahan

Baca Cerita seru lainya Teh Lita Kegatelan
Tiba-tiba bibir merah mencium Rizka. Dan Pratiwi membalas. Sementara tangannya meremas-remas mulai dua putaran tonjolan di dada Nindia. “Ah .. Wi .. terusin .. Ah ..” Persetujuan ini membuat Nindia Rizka melanjutkan kegiatannya. Ia melepaskan T-shirt yang dikenakan Nindia. Kemudian tangan kirinya terselip di balik Nindia bra putih. Payudara diperas diremas lancar bulat Nindia kembung. Setelah tangan yang beralih kembali ke Nindia. Nindia bra pengikat pembukaan. Dan tanpa hambatan lagi Nindia payudara yang indah seperti mangga matang harumanis, dengan puting menjulang lingkaran merah menggemaskan dikelilingi oleh cukup luas. Tanpa bersedia untuk melepaskan kesempatan emas ini, langsung Rizka mulut hancur puting Nindia mulai mengencangkan. Dengan lidahnya mencuat-julur seperti ular, dijilatinya ujung puting yang menarik. Sesekali mengisap puting, mata melotot Nindia kesenangan. Tindakan kedua senior saya, saya tidak menyadari, penis saya yang telah bangkit kembali bersemangat dan semakin mengeras. Tiba-tiba Nindia Rizka melarikan diri sentuh. Dia menatap temannya dengan wajah seperti memohon. Pratiwi bahkan memahami apa yang dimaksud dengan Nindia. Dia menanggalkan semua pakaian yang dikenakannya, tubuh telanjang mulus berbaring di rumput istirahat dengan pakaian yang diambil dari sebelumnya. Mulut segera menyergap Nindia Rizka payudara besar seperti pepaya bangkok tapi tampak kenyal dan kencang. Lidahnya menjelajahi setiap inci bagian dadanya yang indah dan kembung itu, termasuk celah-celah yang membelah bukit kembar kedua dengan high-end mencuat. Oleh Nindia mahir menggosok ujung lidah basah ke ujung puting Rizka tinggi dan keras, membuat Rizka keras menggerinjal sementara mulutnya mendesis seperti ular yang siap menerkam mangsanya. 

Sementara tangan kiri menelusuri Pratiwi selangkangan. Dia memainkan klitoris memerah di bibir vagina Pratiwi. Usapnya daging kecil-digosok dengan pembawa halus nikmat dengan jari tengahnya. Diimbangi dengan gerakan naik-turun dari pantat bahenol Rizka itu. Kemudian, dengan isyarat, Nindia menusukkan jari telunjuk, jari tengah dan jari manis nya ke dalam vagina sekali Rizka, membuat ini tubuhnya tersentak keras ke atas. Pratiwi tampak memejamkan mata untuk merasakan kenikmatan yang tidak dapat ditandingi oleh apapun di dunia ini ketika Nindia bermain tiga jari dalam dan keluar dari pratiwi vaginanya, lebih cepat dan lebih cepat. Menyaksikan pemandangan indah ini, insting kedewasaan saya mendorong saya ke arah dua gadis yang dilanda nafsu itu. Dengan rasa takut sedikit dan ragu-ragu, saya memegang pinggang Nindia. Setelah menyadari adanya penolakan, memahami keberanian saya muncul, ditambah dengan rasa yang aneh di selangkangan saya yang telah diminta untuk bertindak. Aku membuka ritsleting celana saya Nindia kemudian menurunkannya berikut celana yang dikenakan celana sampai pergelangan kaki. Seketika bau nan segar khas Nindia diposting selangkangan gratis. Tanpa penundaan lebih lanjut, saya langsung terjun penis saya ke dalam vagina Nindia keras dari belakang, membuat gadis-gadis berteriak, “Ouuhh ..” “Ah .., terusin .., lebih kencang .., lebih dalam ..,. Ouhh ..” mendesah-mendesah penuh kenikmatan dari Nindia membuat saya lebih bergairah. Saya mempertinggi intensitas gerakan masuk-keluar dari penis saya di dalam vagina Nindia, sehingga tubuh rupawan gadis itu bergetar keras. Payudara indah tergantung di dadanya dan mengambil bergoyang-goyang mengimbangi shock tubuhnya yang hancur oleh Rizka. Puting menjulang tengah menghisap oleh temannya, membuat Nindia mendesah besar napas. Sementara di bagian bawah, saya masih bermain-main dengan saya terus penis dalam vaginanya, membuat Nindia kehilangan keseimbangan. 

Tubuh putih dan tubuh mulus jatuh di atas Rizka bawahnya. Namun ini tidak menghentikan permainan kami. “Uuh .., Kak .., saya sudah keluar .., Mau .., di dalam .. atau .., keluar ..?”, Aku merasa ia tidak lagi mampu menahan gejolak dalam Burun saya. “Hh .., Dalam aja .., Ouhh ..”, sambil terus menggerinjal Nindia menjawab. Akhirnya setelah pertandingan kami memiliki, berakhir dengan yang lain cairan kental ditembakkannya putih penis saya ke dalam vagina Nindia. Penis saya masih di dalam vagina Nindia merosot samping tubuh gadis yang masih di atas tubuh Rizka lemas yang tampaknya kurang puas. “Anda masih memiliki utang yang sama, Anda tahu saya,” kata Pratiwi mengingatkan saya. Aku tidak menjawab, hanya mengangguk. Lima menit kami diam. Setelah itu kita bangkit dan merapikan pakaian kami kembali, bersama dengan selesainya acara pengarahan malam itu. Dengan menyelinap setelah pertama melihat sekeliling kami bertiga keluar dari tempat persembunyian kami, maka perasaan sepertinya tidak pernah terjadi, kami kembali ke tenda kami masing-masing untuk bergabung dengan teman lainnya. “Eh, Anda telah melakukan semua tiga bersama-sama Kak Kak Tiwi dan Nindia?”, Tanya salah satu teman saya satu tenda. Aku hanya tersenyum.

Berita Sex Skandal Sex Diperkemahan

Baca Cerita seru lainya Teh Lita Kegatelan

cerita dewasa kumpulan cerita sex blowjob handjob cerita sex dewasa cerita seks dewasa, tante girang daun muda pemerkosaan cerita seks artis cerita sex artis cerita porno artis cerita hot artis cerita sex cerita selingkuhan cerita kenikmatan cerita bokep cerita ngentot cerita hot bacaan seks cerita Kumpulan Cerita Seks onani dan Masturbasi cerita seks tante blog cerita seks seks sedarah seks cerita 17 tahun cerita bokep cerita biru

Sabtu, 24 Oktober 2015

Berita Sex Majikan Butuh Belain

Cerita Sex, Cerita Dewasa, Cersex Cerita Sex, Cerita Dewasa, Cerita Ngentot, Cerita Mesum, Cerita Sex, Cerita Lesbian, Cerita birahi, Cerita Hot, Cerita Panas, Cerita Bokep, Cerita Ganas, Cerita Seksualitas, Cerita Bispacx Terbaru.

Berita Sex Majikan Butuh Belain

Cerita ini menceritakan kisah tentang perselingkuhan , kisah ini seorang penjaga rumah sebut saja sutarjo di pagi yang cerah itu tiba-tiba saat mereka pada sarapan di panggil lah namaku itu jo..jo sutarjo. Suaminya bilang padaku bahwa ia akan tugas keluar kota mungkin selama tiga minggu karena ada masalah di kantornya. Suaminya titip padaku untuk menjaga rumah dan istrinya padaku. Dengan patuh aku sanggupi permintaan suaminya itu. Dan sejak saat itu pun aku semakin bertambah tugas dengan memastikan keadaan majikanku itu.
Baca Cerita seru lainya Nikmatnya Pelukan Rina

Berita Sex Majikan Butuh Belain

Beberapa hari ini aku jadi kehilangan kesempatan untuk melihat aktifitas kamar majikan putri itu. aku jadi susah tidur, padahal aku setiap hari sebelumnya selalu melihat aktifitas di kamar itu dan sempat bermasturbasi barulah aku tertidur. Memang aku akui di usiaku yang tidak muda lagi ini libidoku sering timbul. Namun kepada siapa aku akan menyalurkannya, sedang istriku di Sumatera bersama anakku. Untuk memenuhi hasrat libidoku, pada malam yang dingin itu aku mengintip majikanku itu di kamarnya. Rupanya ia masih belum tidur dan hanya berbaring di ranjang. Tampaknya ia sedang merindukan belaian dari suaminya. Namun karena suaminya sedang tidak tidak ada ia menjadi kelihatan gelisah di tempat tidurnya. Aku memperhatikan Neng Nadya selalu menggeser geserkan guling di ranjangnya yang luas itu ke arah kemaluannya. Aku tahu saat itu Neng Nadya ingin kehangatan. Apalagi hawa dingin AC di kamarnya membuatnya tampak kehausan. Tak lama kemudian kulihat tangan Neng Nadya mulai meraba-raba bagian selangkangannya dari luar gaun tidurnya yang sudah mulai awut-awutan dan menyingkapkan pahanya yang mulus. Aku jadi terangsang dan ingin melihat terus apa yang hendak dilakukannya. 

Saat sedang asyik-asyiknya memperhatikan tingkah laku anak perempuan majikanku itu aku dikejutkan oleh suara benda terjatuh dan ada bunyi 'krasak kresek'. Aku yang saat itu berada dalam kegelapan dapat dengan leluasa mengintai ke arah datangnya suara itu. Ohh.. Alangkah kagetnya aku. Aku melihat ada Empat orang yang mengendap endap akan masuk ke rumah ini. Mereka telah melompati pintu pagar dan sedang berjalan ke arah rumah. Sebagai seorang bekas tentara yang telah banyak pengalaman di medan perang, aku lalu menuju arah suara itu dan dengan samuraiku aku bacok si penjahat itu tanpa tanya lagi. Mereka meringis kesakitan dan minta ampun padaku. Mereka akhirnya lari dan berusaha menghindar dari kejaran masyarakat yang tahu akan tindakan mereka. Malam itu akhirnya rumah majikanku ini selamat dari upaya pencurian dan perampokan. Majikanku Nadya akhirnya terbangun dan keluar rumah menemuiku. Aku pun menerangkan kejadian yang sesungguhnya dengan lengkap. Ia pun akhirnya berterima kasih dan minta aku untuk menyelesaikan masalah itu dengan aparat terkait malam itu. 
Baca Cerita seru lainya Nikmatnya Pelukan Rina

Berita Sex Majikan Butuh Belain

Setelah memberikan laporan secukupnya, malam itu pun aku pulang ke rumah dan disambut majikanku Neng Nadya, yang saat itu mengenakan baju kimono tidur. Ia amat mengkhawatirkan keadaanku malam itu. Iapun telah sempat menelepon suami dan kedua orang tuanya. Dan akupun lalu ditelepon suami dan kedua orangtua Nadya agar bisa menjaga Nadya dengan hati hati. Sempat aku lihat wajah kecemasan di rona muka Nadya malam itu. Wajahnya yang putih bersih itu terlihat takjub dan khawatir, namun dengan lambat aku terangkan kepadanya supaya jangan cemas seperti itu. Malam itu pun lalu kami tidak tidur dan hanya berbicara saja di ruang tamu rumah besar itu. Neng Nadya kelihatan masih shock atas kejadian itu dan akupun tidak sampai hati meninggalkannya sendirian di ruang tamu malam itu. Aku menemaninya dan sesekali mataku yang nakal mencuri-curi pandang ke arah sekujur tubuhnya yang terbalut kimono tidur saat itu. Mata nakalku sempat memperhatikan gundukan bukit dadanya yang sekal dan berukuran Tiga puluh empat B hingga amat menggodaku. Aku tahu nomor itu karena saat mencuci dan menjemur aku sempat melihatnya dengan seksama jenis dan wangi celana dalam Neng Nadya. "Neng.. Sudah malam tidur aja dulu.. Biar Mamang jaga di sini" kuanjurkan Neng Nadya agar segera tidur karena waktu sudah hampir pukul Tiga pagi. "Ahh.. Enggak Mang.. Nadya masih takut dengan kejadian tadi! Mamang mau kan jagain Nadya di kamar" pinta Neng Nadya dengan wajah yang masih nampak pucat. "Wahh.. Mamang enggak berani lancang neng.." aku terkejut dan spontan menolak karena enggak enak harus masuk kamar majikanku ini. "Enggak apa-apa kok Mang.. Soalnya aku takut sendirian.." katanya memelas. Aku jadi tidak tega melihatnya. 

Entah kenapa malam itupun aku diajaknya ke kamarnya untuk sekedar berbincang bincang. Katanya ia masih takut dan trauma. Jika saja ada suaminya ia mungkin tidak akan mengizinkan aku ke kamarnya. Namun hal tabu yang slalu aku jaga slama ini malam itu luntur. Aku masuk ke kamarnya yang dingin dan harum semerbak itu sekedar hanya untuk menemani anak majikanku itu. Dengan sedikit berdebar aku mengikuti Neng Nadya masuk ke kamarnya dan duduk di kursi yang ada di kamar Neng Nadya. Niat isengku mulai timbul saat kulirik tubuh Neng Nadya yang sintal terbaring indah di tempat tidurnya. Dengan sedikit kurang ajar aku mulai berusaha mempengaruhi jiwa dan mental putri majikanku itu dengan cerita cerita seram tentang perampokan dan horor. Sebagai wanita yang hanya seorang diri malam itu tentunya ia merasa takut dan amat membutuhkan bantuanku. Neng Nadya tidak jadi tidur dan semakin merasa ketakutan. Ia memintaku menemaninya duduk di atas tempat tidurnya. Inilah saatnya insting kelelakianku bermain. Dengan tambahan cerita seram akhirnya dengan tanpa paksaan Neng Nadya aku raih dan kupeluk malam itu di kamarnya. Ia yang menganggapku sebagai orangtuanya hanya mandah saja saat tubuhnya kudekap di atas tempat tidurnya. Aku yang sudah banyak makan asam-garam sebagai laki-laki tidak terlalu sulit untuk menundukkannya. Dengan terus menceritakan hal-hal seram, tanganku mulai mengelus lengan Neng Nadya. Aku tahu Neng Nadya sudah mulai tunduk dan takluk padaku. Hal ini kuketahui dari berdirinya bulu-bulu lembut di lengannya saat kuraba. Nafas Neng Nadya pun mulai memburu. Aku mulai memberanikan diri mencium leher bagian belakang telinga Neng Nadya. Tubuhnya mulai sedikit bergetar atas ciuman dan rangsangan di wilayah peka tubuhnya yang mulus itu. Aku tahu saat itu Neng Nadya sedang membutuhkan belaian laki laki. Namun Neng Nadya memang wanita dan seorang istri yang baik. Ia tidak begitu saja larut akan alunan gairah yang aku pancarkan saat itu. Ia berusaha menolakku dan melepaskan pelukanku. Namun malam itu apalah daya seorang wanita seperti Neng Nadya dibandingkan aku yang bekas prajurit dan memiliki pengalaman yang lumayan di saat perang. Aku tak mau mangsa yang sudah di depan mata terlepas begitu saja. Aku harus menuntaskannya. Karena kalau tidak maka habislah riwayatku. Aku harus mampu menundukannya. Neng Nadya yang menggeliat berusaha melepaskan pelukanku, semakin kupeluk erat. Tanganku semakin berani mengelusnya. Kali ini tanganku mengelus perutnya tepat di atas selangkangannya. Mulutku yang sedang menciumi bagian belakang telinganya semakin liar bergerak turun ke lehernya. Bulu kuduknya telah berdiri semua. 
Baca Cerita seru lainya Nikmatnya Pelukan Rina

Berita Sex Majikan Butuh Belain

Tubuhnya semakin menggelinjang dalam pelukanku. Lalu dengan sedikit paksaan, kurebahkan tubuh Neng Nadya dan mulai kutindih dan kucumbu. Tubuhku yang menindih tubuh Neng Nadya segera menekan bagian selangkangannya. Kedua kakinya kupentangkan lebar-lebar sehingga aku semakin leluasa menempatkan tubuhku di antara kedua pahanya. Batang kemaluanku yang sudah mulai mengeras menempel ketat ke selangkangan Neng Nadya yang hangat itu. Aku yang sudah sangat lama tidak melakukan hubungan badan semakin tak terkendali. Mulutku dengan rakus segera menyerbu gundukan bukit payudara Neng Nadya dari luar kimono tidurnya. Puting payudaranya yang mulai mengeras di balik beha-nya segera saja menjadi santapan mulutku yang rakus. "Ohh.. Mmaangg.. Jangg.. Annhh" Neng Nadya merintih memohon agar aku menghentikan gerakanku. Namun aku yang sudah kesetanan tak mau berhenti begitu saja. Tanganku yang liar segera bergerak ke bawah dan menyingkap kimononya dan mengusap-usap pahanya bagian dalam yang sangat mulus. Tanganku terus merayap ke atas dan akhirnya mulai mengelus-elus gundukan di balik celana dalam Neng Nadya yang sudah mulai basah. Aku tahu Neng Nadya sudah mulai terangsang. Walaupun mulutnya bilang jangan, namun aku tahu ia tak mungkin dapat menghentikanku. Tanganku segera menyusup ke balik celana dalamnya yang tipis dan mulai meraba rambut di selangkangan Neng Nadya. Tanganku segera menyentuh cairan lendir hangat yang mulai membasahi selangkangannya. Aku yang sudah sangat berpengalaman dalam hal ini segera saja mencari-cari tonjolan di sela-sela lubang kemaluan Neng Nadya. 

Karena disitulah titik kelemahan wanita. Jari tanganku segera mempermainkan tonjolan daging kecil di celah lubang kemaluan Neng Nadya yang sudah sangat licin dan basah. Mulut Neng Nadya tidak lagi menolakku. Tubuh Neng Nadya semakin bergetar saat jariku yang lincah bergerak memutar-mutar di atas tonjolan daging di sela-sela lubang kemaluannya. Napas Neng Nadya semakin megap-megap. Pantatnya mulai terangkat sehingga bukit kemaluannya semakin ketat menempel batang kemaluanku yang semakin mengeras. Tak berapa lama kemudian Neng Nadya merintih panjang. Tubuhnya berkelojotan di bawah tindihanku. Aku tahu Neng Nadya sudah orgasme atas permainan jari-jariku yang sudah berpengalaman. Namun aku terus saja meneruskan permainan ini. Tanganku tetap meremas dan meraba bukit kemaluannya selama beberapa saat. Kemudian tanpa perlawanan berarti dari Neng Nadya aku berhasil membuka seluruh kain penutup tubuhnya hingga Neng Nadya telanjang bulat dalam pelukanku. Pemandangan yang sangat indah segera terpampang di depan mataku. Tubuh Neng Nadya yang sangat mulus benar-benar membuat jakunku naik turun. Kedua belah payudaranya yang putih sangat mengkal dihiasi dua puting yang masih berwarna kemerahan sangat menggairahkan. 

Perutnya tampak masih sangat rata karena memang belum pernah melahirkan, jadi belum ada guratan sama sekali. Pinggulnya yang lebar sangat serasi dengan pinggangnya yang ramping. Dan yang paling membuat mataku terbelalak adalah guratan kecil berwarna merah yang melintang di tengah-tengah gundukan bukit membusung di kemaluannya yang lebat ditumbuhi rambut. Lalu tanpa membuang waktu aku segera melepas kaus bututku dan memerosotkan celana kolorku hingga aku pun telanjang bulat. Aku segera menindihnya dan menggangkankan kedua kakinya lebar-lebar. Batang kemaluanku yang sudah mengeras menempel ketat di selangkangan Neng Nadya yang hangat. Mulutku segera menyergap kedua bukit payudaranya yang indah itu dengan rakus. Kali ini tanpa dihalangi kain beha dan kimono lagi. Lidahku segera menjilat kedua bukit payudara Neng Nadya yang putih kenyal itu bergantian. Bibirku mengulum puting payudaranya yang mencuat. Hal ini membuat mulut Neng Nadya mendesis-desis seperti orang kepedasan. Tubuhnya mulai menggelinjang hingga aku merasa betapa batang kemaluanku yang menempel ketat di selangkangannya mulai tergesek-gesek daging hangat dan licin karena sudah sangat basah. "Amm.. punhh Maangg.. jaangg.. aannhh.. Maangg.. ouchh.." desis Neng Nadya antara menolak dan pasrah. Aku tak peduli. Dalam benakku hanya ada tekad untuk menuntaskan hasratku. Aku tak peduli apapun juga. Biarlah urusan dipikir belakangan! Yang penting tembak duluan! Ayo blehh sikaatt! Demikian setan telah menari-nari membujukku untuk menuntaskan napsuku. Mulutku yang rakus terus menyusuri seluruh permukaan tubuh Neng Nadya. Dari kedua puting payudaranya yang semakin keras, mulutku bergeser ke samping ke arah ketiak Neng Nadya yang bersih tanpa ditumbuhi rambut satu helai pun! Rupanya ia rajin mencabuti bulu ketiaknya hingga tampak bersih. Lidahku segera menjilat-jilat ketiaknya dengan gemas. 
Baca Cerita seru lainya Nikmatnya Pelukan Rina

Berita Sex Majikan Butuh Belain

Tubuh Neng Nadya semakin menggerinjal. Desahan tak henti-hentinya keluar dari bibirnya semakin memberikan tambahan nafsu kepadaku. Dari ketiak, mulutku terus bergeser turun menyusuri tulang rusuk Neng Nadya hingga ke pinggangnya yang putih bersih. Lidahku terus menyapu-nyapu seluruh permukaan pinggangnya dengan diselingi sesekali menyedotnya kuat-kuat hingga tubuh Neng Nadya terhenyak. Aku semakin gemas menyedot-nyedot saat mulutku sampai ke bagian bawah perut Neng Nadya yang rata dan langsing itu. Rambut-rambut halus nampak menumbuhi perut bagian bawah Neng Nadya yang semakin ke bawah semakin melebat. Lidahku menyapu-nyapu bagian perut di antara selangkangannya dengan pangkal pahanya. Tercium aroma khas perempuan! Sungguh sangat merangsang. Rupanya Neng Nadya sangat menjaga kebersihan kawasan pribadinya ini , memang malam itu menjadi pengalamanku yang cukup berharga dan tidak dapat kulupakan sepanjang masa .. aku pun sering membayang bayangkan kejadian itu di setiap akub termenung sendiri , aku sungguh tidak percaya pada malam itu hal seperti itu bisa terjadi tapi mau gimana lagi kejadian seperti itu sudah terjadi yaa aku buat pengalaman sajalah sampe jumpa dan sampe bertemu kembali .

cerita dewasa kumpulan cerita sex blowjob handjob cerita sex dewasa cerita seks dewasa, tante girang daun muda pemerkosaan cerita seks artis cerita sex artis cerita porno artis cerita hot artis cerita sex cerita selingkuhan cerita kenikmatan cerita bokep cerita ngentot cerita hot bacaan seks cerita Kumpulan Cerita Seks onani dan Masturbasi cerita seks tante blog cerita seks seks sedarah seks cerita 17 tahun cerita bokep cerita biru

Kamis, 22 Oktober 2015

Berita Sex Puting Coklat Fani

Cerita Sex, Cerita Dewasa, Cersex Cerita Sex, Cerita Dewasa, Cerita Ngentot, Cerita Mesum, Cerita Sex, Cerita Lesbian, Cerita Bispacx Terbaru .

Berita Sex Puting Coklat Fani

Baca Cerita seru lainya Gesekan Vagina Tetangga


Berita Sex Puting Coklat Fani

 Berita Sex Puting Coklat Fani

Baca Cerita seru lainya Gesekan Vagina Tetangga

Berita Sex Puting Coklat Fani

 Berita Sex Puting Coklat Fani

Baca Cerita seru lainya Gesekan Vagina Tetangga

Berita Sex Puting Coklat Fani
Baca Cerita seru lainya Gesekan Vagina Tetangga


cerita dewasa kumpulan cerita sex blowjob handjob cerita sex dewasa cerita seks dewasa, tante girang daun muda pemerkosaan cerita seks artis cerita sex artis cerita porno artis cerita hot artis cerita sex cerita selingkuhan cerita kenikmatan cerita bokep cerita ngentot cerita hot bacaan seks cerita Kumpulan Cerita Seks onani dan Masturbasi cerita seks tante blog cerita seks seks sedarah seks cerita 17 tahun cerita bokep cerita biru

Berita Sex Tante Nuna Ganas Diranjang

Cerita Sex, Cerita Dewasa, Cersex Cerita Sex, Cerita Dewasa, Cerita Ngentot, Cerita Mesum, Cerita Sex, Cerita Lesbian, Cerita Bispacx Terbaru.

Berita Sex Tante Nuna Ganas Diranjang

Berita sex kali ini akan menceritakan tentang seorang tante tante cantik, menurutku kisah ini memang mengundang sensasi yang beda. Seperti kisahku dengan Tante Nuna, sebuah hubungan yang tidak didasari rasa cinta, mutlak hanya seks. “Kriing..” jam di meja memaksa aku untuk memicingkan mata. “Wah gawat, telat nih” dengan tergesa-gesa aku bangun lalu lari ke kamar mandi. Pagi itu aku ada janji untuk menjaga rumah tanteku. Oh ya, tanteku ini orangnya cantik dengan wajah seperti artis sinetron, namanya Nuna. Tinggi badan seratus enam puluh delapan, payudara tiga puluh empat, dan tubuh yang langsing. Sejak kembali dari Malang, aku sering main ke rumahnya. Hal ini aku lakukan atas permintaan tante Nuna, karena suaminya sering ditugaskan ke luar pulau. Oh ya, tante Nuna mempunyai dua anak perempuan Dini dan Devi. Dini sudah kelas dua SMA dengan tubuh yang langsing, payudara Tiga puluh enam B, dan tinggi seratus enam lima.

Berita Sex Tante Nuna Ganas Diranjang
Baca Cerita seru lainya M3 Malu Malu Mau

Sedangkan Devi mempunyai tubuh agak bongsor untuk gadis SMP kelas tiga, tinggi seratus enam puluh delapan dan payudara tiga puluh enam. Setiap aku berada di rumah tante Devi aku merasa seperti berada di sebuah harem. Tiga wanita cantik dan seksi yang suka memakai baju-baju transparan kalau di rumah. Kali ini aku akan ceritakan pengalamanku dengan tante Nuna di kamarnya ketika suaminya sedang tugas dinas luar pulau untuk lima hari. Hari Senin pagi, aku memacu motorku ke rumah tante Nuna. Setelah perjalanan Lima belas menit, aku sampai di rumahnya. Langsung aku parkir motor di teras rumah. Sepertinya Dini dan Devi masih belum berangkat sekolah, begitu juga tante Nuna belum berangkat kerja. “Met pagi semua” aku ucapkan sapaan seperti biasanya. “Pagi, Mas lukman. Lho kok masih kusut wajahnya, pasti baru bangun ya?” Devi membalas sapaanku. “Iya nih kesiangan” aku jawab sekenanya sambil masuk ke ruang keluarga. luk, kamu antar Dini dan Devi ke sekolah ya. Tante belum mandi nih. Kunci mobil ada di tempat biasanya tuh.” Dari dapur tante menyuruh aku. “OK Tante” jawabku singkat. “Ayo duo cewek paling manja sedunia.” celetukku sambil masuk ke mobil. Iya lho, Dini dan Devi memang cewek yang manja, kalau pergi selalu minta diantar. “Daag Mas lukman, nanti pulangnya dijemput ya.” Lalu Dini menghilang dibalik pagar sekolahan. Selesai sudah tugasku mengantar untuk hari ini. Kupacu mobil ke rumah tante Nuna. Setelah parkir mobil aku langsung menuju meja makan, lalu mengambil porsi tukang dan melahapnya. Tante Nuna masih mandi, terdengar suara guyuran air agak keras. Lalu hening agak lama, setelah lebih kurang lima menit tidak terdengar gemericik air aku mulai curiga dan aku hentikan makanku. Setelah menaruh piring di dapur. Aku menuju ke pintu kamar mandi, sasaranku adalah lubang kunci yang memang sudah tidak ada kuncinya. Aku matikan lampu ruang tempatku berdiri, lalu aku mulai mendekatkan mataku ke lubang kunci. Di depanku terpampang pemandangan alam yang indah sekali, tubuh mulus dan putih tante Nuna tanpa ada sehelai benang yang menutupi terlihat agak mengkilat akibat efek cahaya yang mengenai air di kulitnya. 

Ternyata tante Nuna sedang masturbasi, tangan kanannya dengan lembut digosok-gosokkan ke vaginanya. Sedangkan tangan kiri mengelus-elus payudaranya bergantian kiri dan kanan. Terdengar suara desahan lirih, "hmhmhmhmmmm, ohh, arhh”. Kulihat tanteku melentingkan tubuhnya ke belakang, sambil tangan kanannya semakin kencang ditancapkan ke vagina. Rupanya tante Nuna ini sudah mencapai orgasmenya. Lalu dia berbalik dan mengguyurkan air ke tubuhnya. Aku langsung pergi ke ruang keluarga dan menyalakan televisi. Aku tepis pikiran-pikiran porno di otakku, tapi tidak bisa. Tubuh molek tante Nuna, membuatku tergila-gila. Aku jadi membayangkan tante Nuna berhubungan badan denganku. “Lho luk, kamu lagi apa tuh kok tanganmu dimasukkan celana gitu. Hayo kamu lagi ngebayangin siapa? Nanti aku bilang ke ibu kamu lho.” Tiba-tiba suara tante Nuna mengagetkan aku. “Kamu ini pagi-pagi sudah begitu. Mbok ya nanti malam saja, kan enak ada lawannya.” Celetuk tante Nuna sambil masuk kamar. Aku agak kaget juga dia ngomong seperti itu. Tapi aku menganggap itu cuma sekedar guyonan. Setelah tante Nuna berangkat kerja, aku sendirian di rumahnya yang sepi ini. Karena masih ngantuk aku ganti celanaku dengan sarung lalu masuk kamar tante dan langsung tidur. "hmhmhmhmmmm.. geli ah” Aku terbangun dan terkejut, karena tante Nuna sudah berbaring disebelahku sambil tangannya memegang Penis dari luar sarung. “Waduh, maafin tante ya. Tante bikin kamu terbangun.” Kata tante sambil dengan pelan melepaskan pegangannya yang telah membuat Penis menegang 90%. “Tante minta ijin ke atasan untuk tidak masuk hari ini dan besok, dengan alasan sakit. Setelah ambil obat dari apotik, tante pulang.” Begitu alasan tante ketika aku tanya kenapa dia tidak masuk kerja. “Waktu tante masuk kamar, tante lihat kamu lagi tidur di kasur tante, dan sarung kamu tersingkap sehingga celana dalam kamu terlihat. Tante jadi terangsang dan pingin pegang punya kamu. Hmm, gedhe juga ya Penis mu” Tante terus saja nyerocos untuk menjelaskan kelakuannya. “Sudahlah tante, gak pa pa kok. Lagian lukman tahu kok kalau tante tadi pagi masturbasi di kamar mandi” celetukku sekenanya. “Lho, jadi kamu..” Tante kaget dengan mimik setengah marah. “Iya, tadi lukman ngintip tante mandi. Maaf ya. Tante gak marah kan?” agak takut juga aku kalau dia marah. Tante diam saja dan suasana jadi hening selama lebih kurang sepuluh menit. 

Berita Sex Tante Nuna Ganas Diranjang

Baca Cerita seru lainya M3 Malu Malu Mau

Sepertinya ada gejolak di hati tante. Lalu tante bangkit dan membuka lemari pakaian, dengan tiba-tiba dia melepas blaser dan mengurai rambutnya. Diikuti dengan lepasnya baju tipis putih, sehingga sekarang terpampang tubuh tante yang toples sedang membelakangiku. Aku tetap terpaku di tempat tidur, sambil memegang tonjolan Penis di sarungku. Bra warna hitam juga terlepas, lalu tante berbalik menghadap aku. Aku jadi salah tingkah. “Aku tahu kamu sudah lama pingin menyentuh ini..” dengan lembut tante berkata sambil memegang kedua bukit kembarnya. “Emm.., nggak kok tante. Maafin lukman ya.” aku semakin salah tingkah. “Lho kok jadi munafik gitu, sejak kapan?” tanya tanteku dengan mimik keheranan. “Maksud lukman, nggak salahkan kalau lukman pingin pegang ini..!” Sambil aku tarik bahu tante ke tempat tidur, sehingga tante terjatuh di atas tubuhku. Langsung aku kecup payudaranya bergantian kiri dan kanan. “Eh, nakal juga kamu ya.. ihh geli luk.” tante Nuna merengek perlahan. "hmhmhmhmmmm..shh” tante semakin keras mendesah ketika tanganku mulai meraba kakinya dari lutut menuju ke selangkangannya. Rok yang menjadi penghalang, dengan cepatnya aku buka dan sekarang tinggal Celana dalam yang menutupi gundukan lembab. Sekarang posisi kami berbalik, aku berada di atas tubuh tante Nuna. Tangan kiriku semakin berani meraba gundukan yang aku rasakan semakin lembab. Ciuman tetap kami lakukan dibarengi dengan rabaan di setiap cm bagian tubuh. Sampai akhirnya tangan tante masuk ke sela-sela celana dan berhenti di tonjolan yang keras. "hmhmhmhmmmm, boleh juga nih. 

Sepertinya lebih besar dari punyanya om kamu deh.” tante mengagumi Penis yang belum pernah dilihatnya. “Ya sudah dibuka saja tante.” pintaku. Lalu tante melepas celanaku, dan ketika tinggal Celana dalam yang menempel, tante terbelalak dan tersenyum. “Wah, rupanya tante punya Penis lain yang lebih gedhe.” Gila tante Nuna ini, padahal Penisku belum besar maksimal karena terhalang Celana dalam. Aksi meremas dan menjilat terus kami lakukan sampai akhirnya tanpa aku sadari, ada hembusan nafas diselangkanganku. Dan aktifitas tante terhenti. Rupanya dia sudah berhasil melepas Celana dalam ku, dan sekarang sedang terperangah melihat Penis yang berdiri dengan bebas dan menunjukkan ukuran sebenarnya. “Tante.. ngapain berhenti?” aku beranikan diri bertanya ke tante, dan rupanya ini mengagetkannya. “Eh.. anu.. ini lho, punya kamu kok bisa segitu ya..?” agak tergagap juga tante merespon pertanyaanku. “Gak panjang banget, tapi gemuknya itu lho.. bikin tante merinding” sambil tersenyum dia ngoceh lagi. Tante masih terkesima dengan Penisku yang mempunyai panjang empat belas cm dengan diameter emapt cm. “Emangnya punya om gak segini? ya sudah tante boleh ngelakuin apa aja sama Penisku.” Aku ingin agar tante memulai ini secepatnya. "hmhmhmhmmmm, iya deh.” Lalu tante mulai menjilat ujung Penis Ada sensasi enak dan nikmat ketika lidah tante mulai beraksi naik turun dari ujung sampai pangkal Penis “Ahh.. enak tante, terusin hh.” aku mulai meracau. Lalu aku tarik kepala tante Nuna sampai sejajar dengan kepalaku, kami berciuman lagi dengan ganasnya. Lebih ganas dari ciuman yang pertama tadi. Tanganku beraksi lagi, kali ini berusaha untuk melepas Celana dalam tante Nuna. Akhirnya sambil menggigit-gigit kecil puting susunya, aku berhasil melepas penutup satu-satunya itu. 

Berita Sex Tante Nuna Ganas Diranjang

Baca Cerita seru lainya M3 Malu Malu Mau

Tiba-tiba, tante merubah posisi dengan duduk di atas dadaku. Sehingga terpampang jelas vaginanya yang tertutup rapat dengan rambut yang dipotong rapi berbentuk segitiga. “Ayo luk, gantian kamu boleh melakukan apa saja terhadap ini.” Sambil tangan tante mengusap vaginanya. “OK tante” aku langsung mengiyakan dan mulai mengecup vagina tante yang bersih. “Shh.. ohh” tante mulai melenguh pelan ketika aku sentuh klitorisnya dengan ujung lidahku. “Hh.. mm.. enak luk, terus luk.. yaa.. shh” tante mulai berbicara tidak teratur. Semakin dalam lidahku menelusuri liang vagina tante. Semakain kacau pula omongan tante Nuna. “Ahh..luk..shh..lukr aku mau keluar.” tante mengerang dengan keras. “Ahh..” erangan tante keras sekali, sambil tubuhnya dilentingkan ke kebelakang. Rupanya tante sudah mencapai puncak. Aku terus menghisap dengan kuat vaginanya, dan tante masih berkutat dengan perasaan enaknya. "hmhmhmhmmmm..kamu pintar luk. Gak rugi tante punya keponakan seperti kamu. Kamu bisa jadi pemuas tante nih, kalau om kamu lagi luar kota. Mau kan?” dengan manja tante memeluk tubuhku. “Ehh, gimana ya tante..” aku ngomgong sambil melirik ke Penis ku sendiri. “Oh iya, tante sampai lupa. Maaf ya” tante sadar kalau Penisku masih berdiri tegak dan belum puas. Dipegangnya Penis ku sambil bibirnya mengecup dada dan perutku. Lalu dengan lembut tante mulai mengocok Penis. Setelah lebih kurang lima belas menit tante berhenti mengocok. luk, kok kamu belum keluar juga. Wah selain besar ternyata kuat juga ya.” tante heran karena belum ada tanda-tanda mau keluar sesuatu dari Penisku. Tante bergeser dan terlentang dengan kaki dijuntaikan ke lantai. Aku tanggap dengan bahasa tubuh tante Nuna, lalu turun dari tempat tidur. Aku jilati kedua sisi dalam pahanya yang putih mulus. Bergantian kiri-kanan, sampai akhirnya dipangkal paha. Dengan tiba-tiba aku benamkan kepalaku di vaginanya dan mulai menyedot. Tante menggelinjang tidak teratur, kepalanya bergerak ke kiri dan kanan menahan rasa nikmat yang aku berikan. Setelah vagina tante basah, tante melebarkan kedua pahanya. Aku berdiri sambil memegang kedua pahanya. Aku gesek-gesekkan ujung Penis ke vaginanya dari atas ke bawah dengan pelan. PErlakuanku ini membuat tante semakin bergerak dan meracau tidak karuan. “Tante siap ya, aku mau masukin Penis” aku memberi peringatan ke tante. “Cepetan luk, ayo.. tante sudah gak tahan nih.” tante langsung memohon agar aku secepatnya memasukkan Penis. Dengan pelan aku dorong Penis ke arah dalam vagina tante Nuna, ujung kepalaku mulai dijepit bibir vaginanya. Lalu perlahan aku dorong lagi hingga separuh Penis sekarang sudah tertancap di vaginanya. Aku hentikan aktifitasku ini untuk menikmati moment yang sangat enak. 

Pembaca cobalah lakukan ini dan rasakan sensasinya. Pasti Anda dan pasangan akan merasakan sebuah kenikmatan yang baru. luk, kok rasanya nikmat banget.. kamu pintar ahh.. shh” tante berbicara sambil merasa keenakan. “Ahh.. shh mm, tante ini cara lukman agar tante juga merasa enak” Aku membalas omongan tante. Lalu dengan hentakan lembut aku mendorong semua sisa Penis ke dalam vagina tante. “Ahh..” kami berdua melenguh. Kubiarkan sebentar tanpa ada gerakan, tetapi tante rupanya sudah tidak tahan. Perlahan dan semakin kencang dia menggoyangkan pinggul dan pantatnya dengan gerakan memutar. Aku juga mengimbanginya dengan sodokan ke depan. Vagina tante Nuna ini masih kencang, pada saat aku menarik Penis bibir vaginanya ikut tertarik. “Plok.. plok.. plokk” suara benturan pahaku dengan paha tante Nuna semakin menambah rangsangan. Sepuluh menit lebih kami melakukan gaya tersebut, lalu tiba-tiba tante mengerang keras “Ahh.. luk tante nyampai lagi” Pinggulnya dirapatkan ke pahaku, kali ini tubuhnya bergerak ke depan dan merangkul tubuhku. Aku kecup kedua payudaranya. dengan Penis masih menancap dan dijepit Vagina yang berkedut dengan keras. Dengan posisi memangku tante Nuna, kami melanjutkan aksi. Lima belas menit kemudian aku mulai merasakan ada desakan panas di Penis. “Tante, aku mau keluar nih, di mana?” aku bertanya ke tante. “Di dalam aja luk, tante juga mau lagi nih” sahut tante sambil tubuhnya digerakkan naik turun. Urutan vaginanya yang rapat dan ciuman-ciumannya akhirnya pertahananku mulai bobol. “Arghh.. tante aku nyampai”. “Aku juga luk.. ahh” tante juga meracau. Aku terus semprotkan cairan hangat ke vagina tante. 

Berita Sex Tante Nuna Ganas Diranjang

Baca Cerita seru lainya M3 Malu Malu Mau

Setelah delapan semprotan tante dan aku bergulingan di kasur. Sambil berpelukan kami berciuman dengan mesra. luk, kamu hebat.” puji tante Nuna. “Tante juga, vagina tante rapet sekali” aku balas memujinya. luk, kamu mau kan nemani tante selama om pergi” pinta tante. “Mau tante, tapi apa tante gak takut hamil lagi kalau aku selalu keluarkan di dalam?” aku balik bertanya. “Gak apa-apa luk, tante masih ikut KB. Jangan kuatir ya sayang” Tante membalas sambil tangannya mengelus dadaku. Akhirnya kami berpagutan sekali lagi dan berpelukan erat sekali. Rasanya seperti tidak mau melepas perasaan nikmat yang barusan kami raih. Lalu kami mandi bersama, dan sempat melakukannya sekali lagi di kamar mandi. Itulah pengalamanku dengan tante Nuna. Ternyata enak juga bermain dengan wanita yang berumur empat puluhan-an. Semenjak itu aku sering dapat telepon ajakan untuk berkencan dengan tante-tante. Rupanya tante Nuna menceritakan hal kehebatanku kepada teman-temannya , karena teman tante nuna pada penasaran dengan diriku seringkali aku di kejar kejar dengan cara yang berbeda beda.

cerita dewasa kumpulan cerita sex blowjob handjob cerita sex dewasa cerita seks dewasa, tante girang daun muda pemerkosaan cerita seks artis cerita sex artis cerita porno artis cerita hot artis cerita sex cerita selingkuhan cerita kenikmatan cerita bokep cerita ngentot cerita hot bacaan seks cerita Kumpulan Cerita Seks onani dan Masturbasi cerita seks tante blog cerita seks seks sedarah seks cerita 17 tahun cerita bokep cerita biru

Rabu, 21 Oktober 2015

Berita Sex Semprotan Air Shower

Cerita Sex, Cerita Dewasa, Cersex Cerita Sex, Cerita Dewasa, Cerita Ngentot, Cerita Mesum, Cerita Sex, Cerita Lesbian, Cerita Bispacx Terbaru .

Berita Sex Semprotan Air Shower

Baca Cerita seru lainya Hilangnya Keperawananku


Semprotan Air Shower

Semprotan Air Shower

Berita Sex Semprotan Air Shower

Baca Cerita seru lainya Hilangnya Keperawananku
Semprotan Air Shower

Semprotan Air Shower

Semprotan Air Shower

Berita Sex Semprotan Air Shower

Baca Cerita seru lainya Hilangnya Keperawananku
Semprotan Air Shower

Semprotan Air Shower


cerita dewasa kumpulan cerita sex blowjob handjob cerita sex dewasa cerita seks dewasa, tante girang daun muda pemerkosaan cerita seks artis cerita sex artis cerita porno artis cerita hot artis cerita sex cerita selingkuhan cerita kenikmatan cerita bokep cerita ngentot cerita hot bacaan seks cerita Kumpulan Cerita Seks onani dan Masturbasi cerita seks tante blog cerita seks seks sedarah seks cerita 17 tahun cerita bokep cerita biru

Berita Sex Rangsangan Pemandu Tour

Cerita Sex, Cerita Dewasa, Cersex Cerita Sex, Cerita Dewasa, Cerita Ngentot, Cerita Mesum, Cerita Sex, Cerita Lesbian, Cerita Bispacx Terbaru .


Berita Sex Rangsangan Pemandu Tour

Pertama tama akan aku perkenalkan diri dulu, aku seorang wanita berumur TIGA PULUH TAHUN tahun, aku bekerja di travel agent sebagai guide dalam pekerjaanku sering aku bertemu dengan bule- bule ganteng cakep suatu saat aku harus bekerja sebagai guide ke Bandung dengan sepasang suami istri dan seorang lelaki asal Chili, dia bernama Robby, kami menginap di hotel Radds pada saat makan malam terjadilah percakapan antara kami ber empat. "Sudah lama bekerja sebagai guide?" tanya Robby. "Sudah lima tahun" jawabku. Ganteng juga pikirku, mulailah pikiran-pikiran nakalku bermain dalam benakku maklum aku sudah satu tahun menjanda dan sampai saat ini belum ada penggantinya. Sampai jam Sebelas malam kami kembali kekamar masing-masing kamarku dan kamar Robby hanya dibatasi dengan dinding yang tidak begitu tebal dan balkon yang dapat melihat langsung ke dalam kamar. 

Baca Cerita seru lainya Berita Sex Teropsesi Penyiar Tv

Berita Sex Rangsangan Pemandu Tour

Dengan badan yang capek dan pegal (maklum perjalanan dari jakarta ke Bandung agak melelahkan juga). Aku putuskan untuk mandi sebelum pergi tidur aku lepaskan semua pakainku termasuk bh dan celana dalamku. Dibawah guyuran shower kuteringat wajah Robby yg ganteng tak terasa aku mulai menekan-nekan kemaluanku dan buah dadaku. "Aahh......", terasa nikmat sekali, kumasukan jari tanganku kedalam vaginaku yg mulai agak basah eranganku semakin kencang, aku terkejut ketika bel kamarku berdering siapa pikirku..??? Aku hanya mengenakan handuk ketika aku menuju ke pintu kamarku betapa terkejutnya aku ketika kulihat Robby ada di depan pintu. "Ya...?" tanyaku. "Boleh aku minta planing tour untuk besok?" tanya Robby jadwal , ada-ada aja pikirku kupersilahkan dia masuk ke kamarku mulai ku mencari planing tour yang sudah kubuat sebelumnya  . 
Berita Sex Rangsangan Pemandu Tour

Aku membungkuk untuk mencari planing itu di dalam tasku. opsss.....!!" Tiba-tiba handuk ku terlepas dari badanku, panik dan muka yang sangat merah kuraih handuk dari lantai aku sangat terkejut ketika Robby membantuku untuk meraih handukku dan tiba-tiba dia mulai memegang tanganku an mulutnya menciumku, dengan lembut tanpa gairah mulailah tangannya bermain dibadan dan buah dadaku yang masih basah dikecupnya leherku. Terasa geli tapi nikmat, lumayanlah kebetulan di Bandung agak dingin, boleh dong dapat sedikit kehangatan pikirku! Perlahan dibawanya aku ke tempat tidur, ditelantangkan aku, dikecupi seluruh badanku dengan sangat lembut dan mesra aaah... aku mendesah menikamati ciuman Robby sampai dibawah dihisapnya vaginaku, dia mainkan dengan lidahnya, dihisapnya kembali sampai aku mengerang dan mendesah. "Robby teruskan nikmat robby... jangan berhenti pintaku aaaaahhhh...!!

Baca Cerita seru lainya Berita Sex Teropsesi Penyiar Tv

Berita Sex Rangsangan Pemandu Tour

Dilepaskan pakaiannya satu demi persatu, keluarlah buah zakarnya yang besar dan tegang waooo.. pikirku, mulai ku kecup badan Robby sampai bawah, kuhisap buah zakarnya begitu besar dan panjang dia mengerang kenikmatan aaahhhh.... ya teruskan, teruskan pintanya... Terjadilah pergumulan antara aku dan Robby dimasukkan buah zakarnya kedalam vaginaku langsung masuk!!! "Aaaahhh... Robby.... ooohhh..." nikmat sekali dipompanya aku, maju dan mundur posisiku sekarang ada diatas badan Robby, kumasukan buah zakar Robby ke dalam vaginaku, kumainkan seperti cowboy diatas kudanya diremasnya buah dadaku... Nikmaaaaat sekali!!!! Kembali ditelentangkan aku mulai kembali dia memompaku dengan penuh gairah... desahan dan eranganku menambah suasana menjadi nikmat. "Nikmat sekali aku sudah tak tahan..." ujarnya. "Jangan berhenti" pintaku. "Mainkan lebih cepat aku sudah mulai ingin keluar aaaahhh..... ooohhh" ujarku. "Sayang aku keluar !! ahhh..." ujar Robby " Sayang aku juga oohhhhh......" 

Kurasakan cairan hangat ke dalam vaginaku, hangat dan nikmat dia mencabut buah zakarnya dari vaginaku pluk...!! Dikecupnya keningku "Kau very amazing" ujar Robby.kita beristirahat sejenak untuk menenangkan tubuh agar kembali rileks agar otot otot kembali lemas tidak tegang , beberapa saat kemudian aku elus elus punggung robby berharap dia mau melanjutkan ronde kedua ternyata si robby juga merasakan rangsangan yang aku berikan tadi dan kami berdua mulai mempersiapkan diri untuk melakukan hubungan badan yang kedua robby mencoba mengawalinya akupun merasakan kenikmatan yang di berikan robby dia menusukkan buah zakarnya ke vaginaku ... dalam pikiranku aku berkata waw nikmat sekali tusukan robby , kusuruh robby memompa lebih kencang , ternyata semakin kencang robby memompa kenikmatan yang aku dapat rasanya seperti terbang melayang sangat nikmat.cukup lama ronde kedua kita lakukan sampe sampe robby kelelahan dan akhirnya terlelaplah kami dalam tidur hingga pagi datang. 

Berita Sex Rangsangan Pemandu Tour

Dan kami mandi bersama di bawah guyuran shower kami melakukan kenikmatan sekali lagi dengan posisi berdiri dimasukkan buah zakarku lewat lubang anusku, nikmat tiada tara ketika kami sarapan pagi Robby berkata padaku pada waktu malam itu dia mendengar erangan dan desahan dari kamarku dan dia mulai terasang juga, sampai akhirnya dia memutuskan untuk kekamarku dan berpura-pura meminjam jadwal untuk tour (dasar kalau mau kenapa tak bilang pikirku...). Sampai akhirnya kami kembali ke jakarta selatan, kami menginap di sebuah hotel Cendrawasih, kembali kami mengulang kenikmatan kali ini dengan posisi yg berbeda selang satu hari dia harus kembali ke Chili, sampai saat ini kami masih berhubungan lewat E- mail dan yahoo masanger atau telepon kalau dia kembali ke Jakarta. Kami pergi ke Bandung ke hotel yang sama mengulang kembali kenikmatan yang pernak kami rasakan, dinding tembok kamar dan cicak yang ada di dinding menjadi saksi bisu kami berdua sekian.

cerita dewasa kumpulan cerita sex blowjob handjob cerita sex dewasa cerita seks dewasa, tante girang daun muda pemerkosaan cerita seks artis cerita sex artis cerita porno artis cerita hot artis cerita sex cerita selingkuhan cerita kenikmatan cerita bokep cerita ngentot cerita hot bacaan seks cerita Kumpulan Cerita Seks onani dan Masturbasi cerita seks tante blog cerita seks seks sedarah seks cerita 17 tahun cerita bokep cerita biru

Senin, 19 Oktober 2015

Berita Sex Goyangan Tante Gina

Cerita Sex, Cerita Dewasa, Cersex Cerita Sex, Cerita Dewasa, Cerita Ngentot, Cerita Mesum, Cerita Sex, Cerita Lesbian, Cerita Bispacx Terbaru.


Berita Sex Goyangan Tante Gina

Cetita sex kali ini akan bercerita tentan janda sebut saja namanya gina .sensasi itu membuat nafasku semakin memburu seperti layaknya nafas kuda yang tengah berlari kencang. Seakan tak mau kalah darinya, tangan kiriku berusaha menyingkap rok janda muda itu dan dengan sigap kugosokkan jari-jemariku di celana dalamnya.
Berita Sex Goyangan Tante Gina
Tepat diatas vaginanya, celana dalam Gina terasa sudah basah. Sungguh hebat! Hanya dalam beberapa menit saja, ia sudah sedemikian terangsangnya sehingga vaginanya sudah siap untuk dimasuki oleh penisku.

Tanpa membuang waktu kuturunkan celana dalam tipis yang kali ini berwarna hitam, kudorong tubuh montok perawat itu ke dinding, lalu kuangkat paha kanannya sehingga dengkulnya menempel di pinggangku. Dengan sigap pula kubuka ritsluiting celanaku dan kukeluarkan penisku yang sudah sangat tegang dan besar itu.

Gina sudah nampak pasrah. Ia hanya bersender di dinding sambil memejamkan matanya dan memeluk bahuku.

“Ginaii.., mana minyak tawonnya.., kok lama betuul…”.

Suara orang tua itu terdengar dengan keras. Sungguh menjengkelkan. Gina sempat terkejut dan nampak panik ketika kemudian aku berbisik,

“Tenang Mbak.., jawab aja.., kita selesaikan dulu ini.., kamu mau kan?” Ia mengangguk seraya tersenyum manis. “Sebentar Pak..”, teriaknya.

“Minyak tawonnya keselip entah ke mana.., ini lagi dicari kok…”. Ia tertawa cekikikan, geli mendengar jawaban spontannya sendiri.

Berita Sex Goyangan Tante Gina

Namun tawanya itu langsung berubah menjadi jerikan erotis kecil ketika kupukul-pukulkan kepala penisku ke selangkangannya. Perlahan-lahan kutempelkan kepala penisku itu di pintu vaginanya. Sambi kuputar-putar kecil kudorong pinggulku perlahan-lahan. Gina ternganga sambil terengah-engah,

“aahh.., aahh.., ouhh.., Mas.., besar sekali.., pelan-pelan Mas..pelan-pelanhh..”, dan,

“aa…”. Gina menjerit kecil ketika kumasukkan seluruh penisku ke dalam vaginanya yang becek dan terasa sangat sempit dalam posisi berdiri ini.

Aku menyodokkan penisku maju mundur dengan gerakan yang percepatannya meningkat dari waktu ke waktu. Tubuh Gina terguncang-guncang, buah dadanya bergayut ke kiri dan kanan dan jeritannya semakin menjadi-jadi. Aku sudah tak peduli kalau ayah Anton sampai mendengarkan jeritan perempuan itu. Nafsuku sudah naik ke kepala. Janda muda ini memang memiliki daya pikat seks yang luar biasa.

Walaupun ia hanya seorang perawat, namun kemulusan dan kemontokan badannya sungguh setara dengan perempuan kota jaman sekarang.

Sangat terawat dan nikmat sekali bila digesek-gesekkankan di kulit kita. Gerakan pinggulku semakin cepat dan semakin cepat. Mulutku tak puas-puasnya menciumi dan menghisap puting buah dadanya yang meruncing panjang dan keras itu. Buah dadanya yang kenyal itu hampir seluruhnya dibasahi oleh air liurku.

Aku memang sedang nafsu berat. Aku merasakan bahwa sebentar lagi aku akan orgasme dan bersamaan dengan itu juga tubuh Gina menegang.

Kupercepat gerakan pinggulku dan tiba-tiba,

“aahh.., Mas.., Masss…, aku keluarrr.., aahh”, Jeritnya. Saat itu juga kusodokkan penisku ke dalam vagina janda muda itu sekeras-kerasnya dan,

“Craat.., craatt.., craat”. “Ahh…, Mbaak”, erangku sambil meringis menikmati puncak orgasme kami yang waktunya jatuh bersamaan itu. Kami berpelukan sesaat dan Gina berbisik dengan suara serak. “Mas.., aku ngga pernah dipuasin laki-laki seperti kamu muasin saya.., kamu hebat..”. Aku tersenyum simpul.

“Mbak., aku masih punya 1001 teknik yang bisa membuat kamu melayang ke surga ke-7.., ngga bosan kan kalo lain waktu aku praktekkan sama kamu?”. Perlahan Gina menurunkan paha kanannya dan mencabut penisku dari vaginanya.

“Bosan? Aku gila apa.., yang beginian ngga akan membuatku bosan.., kalau bisa tiap hari aku mau Mas..”. Benar-benar luar biasa libido perempuan ini. Beruntung aku mempunyai libido yang juga luar biasa besarnya. Sebagai partner seks, kami benar-benar seimbang. Setelah kejadian siang itu, aku dan Gina seperti pengantin baru saja.

Tak ada waktu luang yang tak terlewatkan tanpa nafsu dan birahi. Walaupun demikian, aku tekankan pada Gina, bahwa hubungan antara aku dan dia, hanyalah sebatas hubungan untuk memuaskan nafsu birahi saja. Aku dan dia punya hak untuk berhubungan dengan orang lain. Gina si janda muda yang sudah merasakan kenikmatan seks bebas itu tentu saja menyetujuinya. Suatu hari, Gina masuk ke dalam kamarku dan ia berkata,

“Mas, aku akan mengambil cuti selama 1 bulan. Aku harus mengurusi masalah tanah warisan di kampungku..”.

“Lha.., kalau Mbak pulang, siapa yang akan mengurusi Bapak?”, tanyaku sambil membayangkan betapa kosongnya hari-hariku selama sebulan ke depan. “Mas Anto bilang, akan ada adik Bapak yang akan menggantikan aku selama 1 bulan.., namanya Mbak Ine.., dia ngga kimpoi.., umurnya sudah hampir 40 tahun.., orangnya baik kok.., cerewet.., tapi ramah..”.

Yah apa boleh buat, aku terpaksa kehilangan seorang teman berhubungan seks yang sangat menggairahkan. Hitung-hitung cuti 1 bulan.., atau kalau berpikir positif.., its time to look for a new partner!!!

Hari ini adalah hari ke lima setelah kepergian Gina. Mbak Ine, pengganti sementara Gina, ternyata adalah adik ipar ayah Anto. Jadi, adik istri si bapak tua itu. Mbak Ine adalah seorang perempuan Sunda yang ramah.

Wajahnya lumayan cantik, kulitnya berwarna hitam manis, badannya agak pendek dan bertubuh montok. Ukuran buah dadanya besar. Jauh lebih besar dari Gina dan senantiasa berdandan agak menor.

Wanita yang berumur hampir 40 tahun itu mengaku belum pernah menikah karena merasa bahwa tak ada laki-laki yang bisa cocok dengan sifatnya yang avonturir. Saat ini ia bekerja secara freelance di sebuah stasiun televisi sebagai penulis naskah. Kemampuan bergaulku dan keramahannya membuat kami cepat sekali akrab. Lagi-lagi, kamarku itu kini menjadi markas curhatnya Mbak Ine.

“Panggil saya teh Ine aja deh..”, katanya suatu kali dengan logat Bandungnya yang kental. “Kalau gitu panggil saya Rafi aja ya teh.., ngga usah pake pak pak-an segala..”, balasku sambil tertawa.

cerita dewasa kumpulan cerita sex blowjob handjob cerita sex dewasa cerita seks dewasa, tante girang daun muda pemerkosaan cerita seks artis cerita sex artis cerita porno artis cerita hot artis cerita sex cerita selingkuhan cerita kenikmatan cerita bokep cerita ngentot cerita hot bacaan seks cerita Kumpulan Cerita Seks onani dan Masturbasi cerita seks tante blog cerita seks seks sedarah seks cerita 17 tahun cerita bokep cerita biru