Sabtu, 07 November 2015

Berita Sex Melorotnya Celana Fara

Cerita Porn, Cerita Porno, Cerita Dewasa, Cersex Cerita Sex, Cerita Dewasa, Cerita Ngentot, Cerita Mesum, Cerita Sex, Cerita Lesbian, Cerita birahi, Cerita Hot, Cerita Panas, Cerita Bokep, Cerita Ganas, Cerita Seksualitas, Cerita Bispacx Terbaru.

Melorotnya Celana Fara 

Baca Cerita seru lainnya Pantat Sexi Fani

Melorotnya Celana Fara

Melorotnya Celana Fara

Melorotnya Celana Fara

Melorotnya Celana Fara

Melorotnya Celana Fara

Melorotnya Celana Fara

Melorotnya Celana Fara

Melorotnya Celana Fara

Melorotnya Celana Fara

Melorotnya Celana Fara

Melorotnya Celana Fara
 
cerita dewasa kumpulan cerita sex blowjob handjob cerita sex dewasa cerita seks dewasa, tante girang daun muda pemerkosaan cerita seks artis cerita sex artis cerita porno artis cerita hot artis cerita sex cerita selingkuhan cerita kenikmatan cerita bokep cerita ngentot cerita hot bacaan seks cerita Kumpulan Cerita Seks onani dan Masturbasi cerita seks tante blog cerita seks seks sedarah seks cerita 17 tahun cerita bokep cerita biru.

Jumat, 06 November 2015

Berita Sex Belang Lebih Sexi

Cerita Porn, Cerita Porno, Cerita Dewasa, Cersex Cerita Sex, Cerita Dewasa, Cerita Ngentot, Cerita Mesum, Cerita Sex, Cerita Lesbian, Cerita birahi, Cerita Hot, Cerita Panas, Cerita Bokep, Cerita Ganas, Cerita Seksualitas, Cerita Bispacx Terbaru. 

 Berita Sex Belang Lebih Sexi

Baca cerita seru lainnya Kakakku Ternyata Lesbian
Lepasnya baju satu persatu model korean ini menanambah gairah penikmatnya ,sering akrab di panggil auro model majalah dewasa ini pede memamerkan tubuhnya yang sexi itu ditambah goresan tinta hitam di lengan kirinya menambah tubuh model ini semakin exotis lihat foto selengkapnya ;

Belang Lebih Sexi

Belang Lebih Sexi

Belang Lebih Sexi

Belang Lebih Sexi

Belang Lebih Sexi

Belang Lebih Sexi

Belang Lebih Sexi



cerita dewasa kumpulan cerita sex blowjob handjob cerita sex dewasa cerita seks dewasa, tante girang daun muda pemerkosaan cerita seks artis cerita sex artis cerita porno artis cerita hot artis cerita sex cerita selingkuhan cerita kenikmatan cerita bokep cerita ngentot cerita hot bacaan seks cerita Kumpulan Cerita Seks onani dan Masturbasi cerita seks tante blog cerita seks seks sedarah seks cerita 17 tahun cerita bokep cerita biru

Kamis, 05 November 2015

Berita Sex Belahan Dada Hitomi

Cerita Porn, Cerita Porno, Cerita Dewasa, Cersex Cerita Sex, Cerita Dewasa, Cerita Ngentot, Cerita Mesum, Cerita Sex, Cerita Lesbian, Cerita birahi, Cerita Hot, Cerita Panas, Cerita Bokep, Cerita Ganas, Cerita Seksualitas, Cerita Bispacx Terbaru.

Belahan Dada Hitomi

Lihat foto seru lainya Semprotan Air Shower

Foto syur yang di buat oleh berita sex kali ini mengambil model cantik majalah bebas di japan, model kawakan ini menampilkan dia sedang bercumbu dengan pria japan di sebuah apartement langsung saja lihat foto selengkapnya ;

Belahan Dada Hitomi

Belahan Dada Hitomi

Belahan Dada Hitomi

Belahan Dada Hitomi

Belahan Dada Hitomi

Belahan Dada Hitomi

Belahan Dada Hitomi

Belahan Dada Hitomi
Belahan Dada Hitomi



cerita dewasa kumpulan cerita sex blowjob handjob cerita sex dewasa cerita seks dewasa, tante girang daun muda pemerkosaan cerita seks artis cerita sex artis cerita porno artis cerita hot artis cerita sex cerita selingkuhan cerita kenikmatan cerita bokep cerita ngentot cerita hot bacaan seks cerita Kumpulan Cerita Seks onani dan Masturbasi cerita seks tante blog cerita seks seks sedarah seks cerita 17 tahun cerita bokep cerita biru

Berita Sex Pukulan Berbuah Kenikmatan

Cerita Porn, Cerita Porno, Cerita Dewasa, Cersex Cerita Sex, Cerita Dewasa, Cerita Ngentot, Cerita Mesum, Cerita Sex, Cerita Lesbian, Cerita birahi, Cerita Hot, Cerita Panas, Cerita Bokep, Cerita Ganas, Cerita Seksualitas, Cerita Bispacx Terbaru. 

Berita Sex Pukulan Berbuah Kenikmatan

Baca cerita seru lainnya Nafsu Dikamar Kost
Karena bersetubuh itu tidak harus monoton kita dapat memakai berbagai macam macam cara tersendiri ,akhir-akhir ini banyak ditentang kekerasan dalam keluarga, khususnya tindak kekerasan suami terhadap isterinya. Akupun sebagai wanita semula juga setuju dengan penentangan itu. Tetapi pengalaman yang kujalani memberikan pandangan lain, aku bisa menerima bahkan amat menikmati kekerasan yang dilakukan oleh suami terhadapku.

Aku ingin membagi pengalamanku ini berdasarkan kenyataan di lapangan, bahwa banyak wanita mengalami kekerasan dari suaminya dan mereka mengadakan penentangan tersebut, baik penentangan itu berupa tindakan untuk minta cerai maupun penentangan itu dilakukan secara psikologis saja, karena ia tidak berdaya. Penentangan, khususnya penentangan secara psikologis itu malah membuat si wanita menderita tanpa bisa berbuat apa-apa. Pengalamanku ini perlu kubagi, pertama karena ternyata di balik rasa sakit yang tak terperikan itu, ada rasa nikmat yang jauh lebih nikmat daripada hanya melayani suami secara “normal”. Kedua, ternyata banyak juga pasangan suami isteri yang mengalami masalah kelainan ini, baik si isteri maupun si suami tapi karena tidak memahami permasalahannya, mereka ambil jalan pintas untuk cerai.

Ceritaku ini kuawali dengan pertanyaan yang kutujukan pada anda, khususnya pada sesama wanita. Pernahkah anda menginginkan setiap saat anda menangis menjerit-jerit kesakitan sambil meronta-ronta berkelojotan dgn tubuh berlumuran darah penuh luka? Sama dgn anda, akupun tak pernah menginginkan, bahkan memikirkan saja tak pernah. Tapi nasib membuatku setiap saat membiarkan tubuhku disiksa sampai aku hrs menjerit melolong-lolong kesakitan. Namun akhirnya aku bisa menerima hal itu, bahkan kini aku bisa menikmatinya, kini justru aku yg memintanya bila Hero tak menyiksaku.

Aku benar-benar menjadi ketagihan untuk mengalami siksaan yang mendatangkan rasa sakit yang tak terperikan, sebab ternyata di balik rasa sakit yang amat sangat, bila sampai ke tahap tertentu ketahanan kita, justru akan kita rasakan kenikmatan yang jauh lebih hebat daripada kalau kita melakukannya dengan normal. Juga bagi suami akan mendatangkan rasa nikmat yang jauh lebih hebat saat tubuh si isteri mengejang keras menahan rasa sakit yang hebat, sebab pada saat itulah vagina si isteri akan menjepit kuat-kuat kemaluan si suami dan tentu saja ini mendatangkan rasa nikmat yang luar biasa bagi suami.

Berita Sex Pukulan Berbuah Kenikmatan

Baca cerita seru lainnya Nafsu Dikamar Kost
Ketika aku berpacaran dgn Hero, akupun tak pernah membayangkan akan mengalami nasib spt itu. Hero penuh perhatian, amat menyayangiku dan selalu memanjakanku. Ia juga punya masa depan yg pasti sbg pengusaha muda yg sukses. Ia benar-benar pria idola gadis-gadis, ia amat sempurna tiada cacat sedikitpun, ia amat gagah dan tampan. Akupun hrs bersaing ketat dgn gadis yg lain utk mendapatkannya, karena itu aku amat bahagia bisa bersanding di pelaminan dgnnya.

Aku gemetar ketika hrs tidur berdua dgn Hero seusai pesta pernikahandi di malam pertama, bagiku malam itu pertama kali aku tidur di samping pria. Tubuhku menggigil dan keringat membanjiri tubuhku ketika tangan Hero mulai menyelinap di balik gaun tidurku dan dgn lembut meremas susuku. Ingin aku mencegah tangan itu meneruskan meremas-remas daging lembut di dadaku, tapi aku sadar bhw aku kini adalah isterinya. Aku pasrah saja ketika tangannya mulai membuka baju tidurku dan dgn pelan melepas satu persatu pakaianku hingga aku tergolek telanjang bulat di sisinya. Sebenarnya aku malu sekali ia melihat tubuhku yg telanjang, tapi aku menyadari bhw Hero kini adalah suamiku, krn itu kubiarkan saja ketika bibirnya mulai mengulum puting susuku. Tubuhku bagaikan kena aliran listrik, panas dingin nggak karuan ketika lidahnya mulai menari-nari di susuku, menyebabkan rasa nikmat yg belum pernah kurasakan, apalagi ketika kemudian tangan Hero mulai membelai-belai dan mengelus-elus kemaluanku dgn tetap mulutnya mengulum kedua susuku bergantian. Gairah mulai menggelora dalam tubuhku dan aku secara mulai menyambut cumbuan Hero. Tak ada lagi rasa malu, gejolak dlm diriku membuatku lupa segalanya, kupagut dan kupeluk tubuh Hero dgn gemas dan liar, dan baik mulut maupun tangan Ifanpun semakin liar menjelajahi bagian-bagian yg peka di tubuhku membuat gairahku semakin menggelora dan aku sudah menantikan saat-saat yg membahagiakan ketika Hero mulai menindih tubuhku dan salah satu bagian tubuh Hero mendesak dan menekan ingin menerobos tubuhku. Aku semakin liar dan ganas memagut dan memeluk Hero, seolah-olah ingin semua tubuhnya kulumat dan kumasukkan ke tubuhku.

Tiba-tiba Hero mengeluh lalu lemas terkulai di atas tubuhku. Nafsunya yg tadi menggelora membakar dirinya padam seketika meski ia tetap memelukku erat-erat. Aku yg menginginkan lebih banyak lagi darinya seketika ikut mendingin dan kembali spt semula. Hero dgn lemas turun dari atas tubuhku lalu terpekur diam. Hero mohon maaf atas perlakuannya pdku. Aku bisa memahami sepenuhnya bila ia masih mengingat Ida, karena itu aku belai-belai kepalanya dng penuh kasih sayang
Ternyata kejadian tsb tidak hanya sekali itu saja. Aku tetap amat bahagia mendampinginya, kecuali dlm satu hal, setiap dia mau melakukan fungsinya sbg suami pasti terhenti di tengah jalan.
Satu kali dua kali aku masih bisa menerimanya tapi setelah berkali-kali gagal sebenarnya di hati kecilku mulai tumbuh kekecewaan dan kekesalan juga, namun semua hal itu kupendam dalam-dalam dan tak kuperlihatkan betapa kecewa hatiku ketika gelora nafsu sedang bergolak naik tiba-tiba hrs dipadamkan. Aku tetap berusaha tampak bahagia, apalagi Hero semakin memanjakan dan memperhatikan aku.Semua hal hampir tak boleh kukerjakan, dia sendiri yg mengerjakan. Aku benar-benar tak tahu apa yg hrs kuperbuat setiap Hero memohon maaf pdku setiap kegagalannya. Meski sebulan sudah aku menjadi pengantin, aku masih tetap perawan.

Malam itu kami menonton video porno di kamar tamu dan adegan-adegan di film itu membuat kami terangsang. Satu persatu pakaian kami lepas dari tubuh kami dan kami bercumbu di sofa di ruang itu. Tapi kembali ketika sedang mendaki ke puncak kenikmatan, Hero melemas lagi. Entah siapa yg memulai, kami bertengkar dan itulah pertengkaran pertama kami sejak kami pacaran. Pertengkaran semakin hebat dan membuat kami lepas kendali sampai dia membentak:
“Ika kupukul kau kalau nggak diam!”
Dibentak spt itu bukan membuatku takut, malah aku menantangnya:
“Coba ayo pukul … ayo pukul …” kataku sambil mendekatkan diri
“Ika … kuperingatkan kau …” bentaknya tampak ia benar-benar menahan marah yg luar biasa, wajahnya merah padam, matanya melotot dan giginya berkerot-kerot, tapi aku nggak takut sama sekali, malah membuatku lebih berani. Mungkin kekecewaan yg selama ini kucoba untuk kusembunyikan akhirnya meledak juga.

Berita Sex Pukulan Berbuah Kenikmatan

Baca cerita seru lainnya Nafsu Dikamar Kost
Perkataanku belum selesai ketika Hero tiba-tiba merenggut cambuk hiasan yg menempel di dinding ruang tamu dan seolah aku nggak percaya melihatnya, ia mengangkat cambuk itu dan …
“Auuuughh…” aku melolong keras sekali, tubuhku terasa terbelah menjadi dua oleh rasa sakit yg tak pernah terbayangkan olehku ketika cambuk itu mendera tepat di dadaku, melibas kedua susuku terus melingkar ke punggungku. Kakiku terasa lemah dan tak sanggup menopang tubuhku, aku jatuh berlutut di karpet. Belum sempat aku mengambil nafas kembali aku menjerit sekuat-kuatnya ketika Hero kembali menyabetkan cambuk di tangannya ke punggungku. Gemeretak gigiku menahan rasa sakit yg menyeruak sampai ke seluruh tubuhku sampai kepala ini seolah meledak merasakan rasa sakit yg tiada tertahankan ketika kembali cambuk itu mendera kedua susuku terus melibas melingkar memotong tubuhku. Limbung aku seketika merasakan rasa sakit yg tiada terperikan itu dan aku jatuh terguling di karpet. Tampaknya kemarahan Hero belum turun, belum sempat aku mengambil nafas, kembali punggungku serasa terbelah oleh rasa sakit yg seolah meledakkan kepalaku.

Aku terus berusaha menghindar dgn berguling-guling di karpet sambil meringkukkan tubuhku sekecil mungkin tapi Hero terus mengejar dan terus menyabetkan cambuk itu berkali-kali.
“aduh ampun sakit sayang” aku memohon-mohon pada Hero utk segera menghentikan mencambuki diriku.
Tiba-tiba Hero membuang cambuk di tangannya dan kukira selesai, tetapi ternyata tidak. Hero lalu menubruk tubuhku yg meringkuk di lantai, ditelentangkannya tubuhku dengan kasar lalu ia menindihku dan tangannya dgn keras meremas kedua susuku yg luka-luka akibat sabetan cambuk tadi. Aku merintih dan menangis kesakitan, rasa sakit akibat cambukan belum habis kini ditambah dgn Hero yg dgn buas dan liar mengulum dan menggigit kedua puting susuku.

Aku kembali menjerit-jerit kesakitan, tapi Hero malah semakin ganas meremas, menggigit dan entah apalagi yg dilakukan pd diriku. Ketika kurasakan giginya mengigit puting susuku kuat-kuat, aku meronta-ronta sambil menangis karena rasa sakit yang tak tertahankan lagi, sampai aku ingin pingsan saja.
Dgn kasar direnggangkannya kedua pahaku dan kembali terasa milik Hero berusaha menembus lubang kemaluanku. Hero dgn liar dan ganas menekankan miliknya sambil tetap menggigit susuku membuat aku menangis menjerit-jerit kesakitan. Hero bukannya reda melainkan bertambah ganas dan kuat menekankan miliknya dan … krekkkkk … terasa ada sesuatu yg robek dlm lubang kemaluanku.

Berita Sex Pukulan Berbuah Kenikmatan

Baca cerita seru lainnya Nafsu Dikamar Kost
Aku menjerit pelahan, rasa pedih terasa dlm kemaluanku dan aku mendorong Hero, tetapi apalah arti tenagaku melawan Hero yg spt kesetanan itu. Semakin aku mengaduh kesakitan ia malah semakin kuat dan cepat mengayun-ayunkan pantat dan bagian bawah tubuhnya membuat miliknya bergerak keluar masuk lubang kemaluanku. Rasa nikmat mulai menyeruak di sela-sela rasa sakit yang masih mendenyut-denyut di seluruh tubuhku, dan rasa nikmat itu semakin lama semakin nyata kurasakan hampir mengalahkan rasa sakit yg mendera seluruh tubuhku.

Kupagut tubuh Hero yg masih terus menindih tubuhku sambil meremas dan mengulum kedua susuku. Hero semakin liar dan ganas menggerak-gerakkan miliknya dalam rongga tubuhku membuat diriku melayang-layang di awan kenikmatan sampai pd suatu saat ia merangkulku sekuat-kuatnya sambil membenamkan miliknya sedalam mungkin dan menggerakkan secepat mungkin menyebabkan rasa nikmat yg belum pernah kurasakan. Aku melenguh dan memagut dia sekuat-kuatnya dan kami larut dalam kenikmatan yg tiada tara. Namun bersamaan dengan itu, rasa sakit yang amat sangat kembali menyeruak ke otakku sampai kepalaku terasa mau meledak ketika pada puncaknya nikmat itu Hero menggigit puring susuku kuat-kuat.

Tubuhku meronta dan mengejang menahan rasa sakit yang amat sangat dan tiba-tiba terasa vaginaku menjepit milik Hero dengan kuat dan Hero kesulitan menggerakkan miliknya dalam rongga tubuhku. Namun tampaknya Hero justru merasakan puncak kenikmatan dan terasa cairan hangat menyemprot dari milik Hero menjadikan rasa sakit yang kurasakan bercampur rasa sakit yang tak terhingga.

Hampir pingsan aku merasakannya. Tubuhku lemas seolah tak bertenaga. Rasa sakit yang mendenyut-denyut menyadarkanku dan kutolakkan tubuh Hero yang masih menindihku. Berbagai perasaan mengaduk-aduk dalam diriku. Aku marah, terkejut, menyesal sekaligus juga senang bercampur aduk. Marah sebab aku tak menyangka Hero memukuliku seperti itu. Terkejut, aku tak menyangka Hero yang biasanya menyayangiku tiba-tiba berubah menjadi setan iblis yang berbuat sekasar itu. Menyesal, mengapa Hero sampai berbuat seliar itu memperkosaku, padahal aku menginginkan diperlakukan dengan lembut dan hangat. Tapi aku juga senang, ternyata Hero nggak impoten seperti yang kutakutkan; dan aku juga senang bisa mempersembahkan keperawananku pada suamiku.

Aku menangis tersedu-sedu, tidak saja oleh berbagai rasa yang mengaduk-aduk perasaanku seperti yang kuceriterakan di atas, tapi juga oleh rasa sakit yang mendenyut-denyut di sekujur tubuhku. Rasa sakit seolah-olah menyentak-nyentak dari bekas cambukan di punggung dan dada, dan bekas gigitan Hero di puting susuku. Juga ada rasa perih di selangkanganku.
Rupanya isak tangisku menyadarkan Hero yang masih tergolek lemas setelah kutolakkan dari atas tubuhku. Dengan cepat ia memelukku dan memohon-mohon maaf padaku sambil ikut menangis.

Semula aku masih marah dan kutolakkan tangannya yang mau memelukku. Tapi Hero benar-benar menangis kaya anak kecil, ia memohon-mohon maaf dan berjanji tak akan berbuat kasar lagi kepadaku. Akhirnya luluh juga hatiku dan ketika entah ke berapa puluh kalinya ia memohon maaf, dengan pelan kuanggukkan kepalaku dan kubiarkan tangannya memelukku. Ia amat senang aku memaafkannya, dengan cepat ia bangkit dan menuju kotak P3K. Diambilnya obat dan kapas. Hero kembali menjadi Hero yang selama ini kukenal, kembali lembut dan penuh kasih sayang. Dengan masih memohon-mohon maaf serta berjanji tak akan memukulku diambilnya handuk dan dibasahinya dengan air hangat. Disekanya tubuhku yg penuh dengan bilur-bilur, beberapa di antaranya sampai mengeluarkan darah.

Berita Sex Pukulan Berbuah Kenikmatan

Baca cerita seru lainnya Nafsu Dikamar Kost
Aku merintih ketika luka-luka bekas cambukan itu kena handuk basah. Rasa pedih yang amat sangat menyentak-nyentak sampai ke otakku, apalagi setelah diusap dengan obat luka yang amat pedih kurasakan. Aku tidak hanya merintih, tetapi menangis sambil mengaduh kesakitan.
Tiba-tiba kurasakan tangan Hero gemetar dan matanya yang tadi lembut berubah menjadi ganas, kembali seperti ketika tadi ia memperkosaku. Aku semakin meringis kesakitan sambil mengaduh keras-keras ketika tangannya yang mengusapkan obat yang amat pedih ke susuku tiba-tiba mencengkeram kedua susuku dengan kuatnya. Aku meronta-ronta tapi Hero tampak sudah lupa diri. Dengan kasar kedua tanganku yang berusaha menutupi kedua susuku dipegangnya dan ditekan ke atas kepalaku. Dengan ganas dan liar kembali bibirnya mengulum puting susuku yang masih sakit, membuat kumenjerit kesakitan.

Jeritanku, rontaanku malah membuatnya semakin ganas, tidak saja ia mengulum kedua puting susuku, namun ia menggigitnya keras-keras membuatku semakin keras menjerit-jerit kesakitan sambil meronta-ronta berontak ingin lepas dari tindihannya. Namun Hero justru semakin liar dan ganas. Kepalanya terus turun dari dadaku, menjelejahi perutku, lalu aku tak tahu bagaimana melukiskan rasanya ketika kurasakan lidahnya menyentuh kelentitku, sementara kedua tangannya kini meremas-remas susuku sekuat-kuatnya. Rasa nikmat bercampur rasa sakit membuatku semakin meronta-ronta.

Aku semakin menjerit-jerit histeris, nggak tahu apakah jerit kesakitan atau jerit kenikmatan ketika kurasakan kelentitku dihisapnya kuat-kuat sehingga hampir seluruhny masuk ke dalam rongga mulutnya dan kurasakan lidahnya bergerak licah kesana-kemari mempermainkan kelentitku yang ada dalam mulutnya di sela-sela gigi-giginya. Namun kemudian aku benar-benar menjerit kesakitan, bahkan sampai meraung-raung ketika kurasakan gigi-gigi Hero menggigit dan mengunyah kelentitku. Aku benar-benar merasakan rasa sakit yang amat luar biasa. Semakin aku menjerit semakin buas pula Hero menggigit dan mengunyah kelentitku.

Aku sudah hampir pingsan ketika Hero menghentikan gigitan dan kunyahannya di kelentitku. Ia kembali berubah menjadi binatang buas yang mengerikan. Dengan kasar direnggangkan kedua pahaku dan kembali ia menindihiku sambil memasukkan miliknya dalam kemaluanku. Aku meronta-ronta sekuat-kuatnya karena sambil menggerakkan miliknya keluar masuk dalam lubang kemaluanku, kini mulut Hero kembali menggigit dan mengunyah-ngunyah kedua puting susuku secara bergantian. Semakin kuat aku meronta, semakin keras aku menjerit dan menangis kesakitan, Hero semakin ganas pula sampai akhirnya terasa tubuh Hero menekan tubuhku sekuat-kuatnya dan giginya yang tajam terdengar bergemeletuk menggigit puting susuku sampai aku meronta sekuat-kuatnya dan terasa kembali cairan hangat menyemprot ke dalam lubang kemaluanku. Ada rasa nikmat tapi rasa nikmat itu masih terkalahkan oleh rasa sakit yang tiada tara.

Kami tergolek lemas, tenagaku benar-benar sudah habis, tak kuasa aku menggerakkan ujung jariku saja. Kubiarkan Hero tetap terbaring menindihi tubuhku. Aku menangis tersedu, tidak saja oleh rasa sakit yang masih mendenyut-denyut dari bekas cambukan punggungku dan bekas gigitan Hero di kedua susuku, melainkan lebih oleh rasa sakit hati dan kecewa. Betapa Hero yang kucinta sepenuh hati dan ingin kuserahkan segenap hidupku, jiwa ragaku, kok tega berbuat sekasar itu pada diriku.

Berita Sex Pukulan Berbuah Kenikmatan

Baca cerita seru lainnya Nafsu Dikamar Kost
Mendengar tangisku, Hero tampaknya tersadar dan dengan cepat meloncat dari atas tubuhku. Aku bisa bernafas lega sebab ia sudah tidak menindihku lagi. Hero tampak melotot memandangi tubuhku yang telanjang dan darah meleleh dari kedua puting susuku yang luka akibat gigitannya. Hero tersadar dan kembali menangis memohon-mohon ampun dan aku yang masih lemas tak mampu menolak tangannnya yang mengusap-usap kedua putingku yang luka,meski sebenarnya aku ingin marah dan tak sudi disentuh. Tapi mulutku tak bisa menahan aduhanku ketika Hero membersihkan darah yang mulai mengering dari puting susuku. Mula-mula Hero dengan hati-hati membersihkan darah dari sekitar puting susuku, namun lama-lama ketika mendengar rintih kesakitan dari mulutku, tangan Hero semakin kuat mencengkeram kedua susuku. Pasti saja aku merintih lebih keras sambil meronta-ronta.

Selanjutnya Hero semakin ganas meremas-remas dan mencubit puting susuku, bahkan memilin-milin puting susuku yang luka itu sehingga terasa darah kembali merembes keluar membasahi tangan Hero. Akibatnya aku semakin meronta-ronta dan rtintihan kesakitanku semakin keras dan Ifanpun semakin liar, semakin ganas dan semakin buas memperlakukan aku yang sudah nggak bisa melawan lagi. Ketika rasa sakit tak bisa kutahan lagi, aku meronta-ronta sambil menjerit-jerit kesakitan tetapi justru hal itu semakin membuat Hero semakin buas dan liar. Ditelentangkan kembali aku yang berusaha telungkup agar kedua susuku selamat dari remasannya, lalu direnganggkannya kedua pahaku dan ia sudah di atas tubuhku. Dengan ganas dan liar ia kembali menyetubuhiku, sambil mulutnya mengulum, menggigit dan mengunyah kedua susuku secara bergantian. Aku hanya bisa meronta dan menjerit kesakitan, namun Hero semakin liar dan cepat sampai akhirnya ia mengigit putingku sekuat-kuatnya ketika ia mencapai puncaknya dan akupun menjerit sekeras-kerasnya karena menahan rasa sakit yang tak terperikan.

Rasa sakit yang amat sangat menjadikan tubuhku mengejang dan akibatnya kembali milik Hero terjepit kuat oleh vaginaku yang menegang dan mengencang ketika aku menahan rasa sakit yang amat sangat. Hero kesulitan menggerakkan miliknya karena kuatnya jepitan vaginaku. Namun hal itu justru membuat Hero semakin kuat menekan dan menarik miliknya sambil dari mulutnya yang menggigit puting susuku juga keluar erang kenikmatan, sampai akhirnya kembali terasa cairan hangat menyemprot ke dalam vaginaku. Rasa sakit yang amat sangat membuat pandanganku gelap dan aku tak ingat apa-apa lagi.
Aku tersadar dari pingsanku ketika kurasakan rasa sakit berdenyut-denyut dari dadaku dan ketika kubuka mataku, Hero tampak membersihkan darah yang semakin banyak merembes membasahi kedua bukit susuku. Mendengar desis kesakitanku, terasa tangan Hero meremas susuku semakin kuat. Hal ini membuat aku kembali mengerang kesakitan sambil meronta.

Tampaknya erang kesakitanku kembali merangsang Hero, ia semakin kuat meremas-remas susuku, lalu kembali ia mengulum, mengunyah dan menggigit kedua susuku, menjadikan aku kembali menjerit-jerit kesakitan. Namun hal ini justru membuat Hero bertambah ganas dan kembali ia dengan liar dan ganasnya naik ke tubuhku dan aku hanya bisa menangis menjerit-jerit kesakitan ketika ia mengayun-ayunkan pantatnya di atas tubuhku dan mulutnya mengunyah dan mengigiti kedua puting susuku. Kembali rasa sakit yang amat sangat membuat tubuhku mengejang menahan rasa sakit dan kembali milik Hero terjepit vaginaku sekuat-kuatnya sampai ia nggak bisa dengan mudah menggerak-gerakkan miliknya keluar masuk milikku.

Aku masih tergolek lemas tak kuasa menggerakkan sedikitpun semua anggota tubuhku ketika Hero terpaksa berangkat ke kantor karena cuti bulan madunya habis. Ia harus bertugas ke luar daerah selama seminggu. Ia tampak amat khawatir dan sebenarnya tak ingin pergi, tapi bossnya di kantor telah meneleponnya. Ketika akan berangkat kembali Hero menangis tersedu-sedu meminta maaf. Meski di satu sisi hatiku aku amat marah dan menyesal kawin dengannya yang memperlakukan aku dengan liar dan ganas sampai aku menderita rasa sakit yang tiada terperikan, namun di sisi relung hatiku yang lain aku tetap mencintainya dengan tulus. Akhirnya aku menganggukkan kepala sambil membelai-belai kepalanya yang tersedu-sedu di dadaku, ketika ia kembali dengan pandangan mata yang amat memelas meminta maaf. Aku berusaha tersenyum ketika menganggukkan kepalaku, dan mendorongnya untuk pergi bekerja. Akhirnya baru Hero mau berangkat ke kantor.

Berita Sex Pukulan Berbuah Kenikmatan

Baca cerita seru lainnya Nafsu Dikamar Kost
Sepeninggal Hero aku tercenung sendirian. Tubuhku masih sakit semua stlh semalaman nggak tahu berapa kali kami bercinta. Di satu sisi aku merasa bahagia krn ternyata Hero tidak impoten seperti yg selama ini kupikirkan karena sebulan setelah pernikahan aku masih perawan; tapi di sisi lain aku mulai khawatir mengapa gairah Hero justru terangsang ketika aku merintih kesakitan dan semakin ganas dan liar ketika aku menangis meronta kesakitan? Jangan-jangan … aku tak berani meneruskan andai-andai dalam pikiranku.
Kusibakkan selimutku dan aku yg masih telanjang dgn tertatih-tatih berjalan menuju ke muka cermin. Rasa sakit yg amat pedih terasa di selangkanganku. Ketika aku berdiri di muka cermin, tampak masih ada darah mengering di pangkal pahaku.

Melihat itu aku bangga sebab aku bisa mempersembahkan keperawananku kepada Hero yg amat kucintai. Tapi ketika mataku terarah ke bayangan tubuhku yg telanjang, aku bergidik ngeri. Masih terlihat jelas bilur-bilur merah tua malang melintang di sekujur tubuhku bekas cambukan tadi malam; dan juga tampak sekali gigi-gigi Hero masih membekas di kedua puting susuku dan daerah di sekitarnya. Luka-luka itu masih merembeskan darah dan rasa sakitnya masih mendenyut-denyutterasa amat menyakitkan.
Kembali aku bertanya-tanya. Seribu satu pertanyaan masih berputar di kepalaku. Mengapa Hero justru terangsang hebat stlh mencambuki aku? Mengapa ketika aku meronta sambil menangis menjerit-jerit kesakitan justru Hero menubrukku dgn ganas dan akhirnya berhasil merobek selaput keperawananku? Mengapa setelah itu ketika membelai tubuhku yg sakit dan aku merintih kesakitan justru gairah Hero bangkit lagi? Mengapa Hero semakin ganas menggigiti kedua susuku sampai aku meronta-ronta dan menangis kesakitan? Apakah Hero …? Pertanyaan itu sengaja tak kuteruskan sebab aku takut sendiri akan jawabannya.

Dgn malas aku kembali berbaring sambil mengambil roti lapis yg tadi sudah disiapkan Hero ketika mau berangkat. Ketika memegang roti panggang lapis daging dan susu hangat di gelas, aku teringat Hero, betapa dia masih menyempatkan menyiapkan makanan itu untukku? Betapa dia penuh penyesalan sampai memangis ketika gairahnya telah mereda dan melihat tubuhku yg penuh luka? Namun kenapa ia kembali menjadi ganas dan liar begitu mendengar rintih kesakitanku? Apakah aku hrs mengalami spt ini setiap melayani Hero? Kembali aku nggak berani menjawab. Aku takut membayangkan kenyataan yang terbentang di hadapanku selama ini dan di sisi lain aku juga sudah terbiasa melakukan hubungan seperti itu.

cerita dewasa kumpulan cerita sex blowjob handjob cerita sex dewasa cerita seks dewasa, tante girang daun muda pemerkosaan cerita seks artis cerita sex artis cerita porno artis cerita hot artis cerita sex cerita selingkuhan cerita kenikmatan cerita bokep cerita ngentot cerita hot bacaan seks cerita Kumpulan Cerita Seks onani dan Masturbasi cerita seks tante blog cerita seks seks sedarah seks cerita 17 tahun cerita bokep cerita biru

Rabu, 04 November 2015

Berita Sex Lekukan Body Sexi

Cerita Porn, Cerita Porno, Cerita Dewasa, Cersex Cerita Sex, Cerita Dewasa, Cerita Ngentot, Cerita Mesum, Cerita Sex, Cerita Lesbian, Cerita birahi, Cerita Hot, Cerita Panas, Cerita Bokep, Cerita Ganas, Cerita Seksualitas, Cerita Bispacx Terbaru.

Berita Sex Lekukan Body Sexi

Baca cerita seru lainnya Penikmat Tubuh Sexi
Berita sex kali ini menemukan model yang agak menantang dan ekstream , sebut saja dia 
sarah Ardelia dia memainkan tubuhnya yang lumayan sexi itu buka bukaan di ranjang lihat fotonya lebih lanjut :

Lekukan Body Sexi


Lekukan Body Sexi

Lekukan Body Sexi

Lekukan Body Sexi

Lekukan Body Sexi


Lekukan Body Sexi

Lekukan Body Sexi

Lekukan Body Sexi

cerita dewasa kumpulan cerita sex blowjob handjob cerita sex dewasa cerita seks dewasa, tante girang daun muda pemerkosaan cerita seks artis cerita sex artis cerita porno artis cerita hot artis cerita sex cerita selingkuhan cerita kenikmatan cerita bokep cerita ngentot cerita hot bacaan seks cerita Kumpulan Cerita Seks onani dan Masturbasi cerita seks tante blog cerita seks seks sedarah seks cerita 17 tahun cerita bokep cerita biru

Senin, 02 November 2015

Berita Sex Sekretaris Pembawa Nafsu

Cerita Porn, Cerita Porno, Cerita Dewasa, Cersex Cerita Sex, Cerita Dewasa, Cerita Ngentot, Cerita Mesum, Cerita Sex, Cerita Lesbian, Cerita birahi, Cerita Hot, Cerita Panas, Cerita Bokep, Cerita Ganas, Cerita Seksualitas, Cerita Bispacx Terbaru.

Berita Sex Sekretaris Pembawa Nafsu

Baca cerita seru lainnya Penikmat Tubuh Sexi
Pertama tama perkenalkan nama saya Hendi saya bekerja di bidang ekspor impor, di perusahaan tersebut saya memiliki sebuah jabatan yang cukup membuat iri bagi rekan kerja saya di perusahaan tersebut.
Dalam umur Dua puluh tujuh  tahun saya sudah menjabat kedudukan sebagai Direktur utama di perusahaan tersebut. Mesipun demikian, saya masih tak ingin mencari calon istri. Saya masih ingin merasakan kehidupan saya sebagai laki laki lajang yang sukses dengan segala apa yang saya miliki. Segala yang saya inginkan dapat dengan mudah saya miliki.

Saya tinggal disebuah perumahan yang cukup elite untuk warga Surabaya yang mengetahuinya. Menteng.
Sesehari dirumah hanya di temani oleh dua pembantu yang mengurusi segala kebutuhan saya sehari hari.
Sekretaris Pembawa Nafsu
Pengalaman sex ini saya dapatkan ketika saya mencari seorang sekretaris untuk membantu saya dalam menyelesaikan pekerjaan saya di perusahaan tersebut.
Mungkin kriteria saya dalam memilih seorang sekretaris sama dengan banyak laki laki lajang pada umumnya di kota Surabaya ini. Kecantikan adalah utama, kulit putih bersih, paras yang ayu, serta mungkin kemolekan atas lekuk tubuhnya.

“Iya… masuk. Terdengar ketukan diluar pintu ruangan saya.

“Maaf pak. Apakah bapak mau memulai untuk menyeleksi calon sekretaris.

“Hmmm… suruh masuk. Perintah Hendi tanpa menoleh kepada bawahannya.

Beberapa saat kemudian terdengar kembali suara ketukan di pintu ruangan tersebut.

“Masuk…”

“Siang pak…”

“Hmmm… silahkan perkenalkan siapa kamu. Sahut Hendi tanpa terlalu memperdulikan kehadiran calon pelamar tersebut di hadapannya yang masih berdiri. Saat itu Hendi memang sedang asik membaca berita berita
“Tolong sebutkan nama kamu… umur kamu… sekarang kamu tinggal dimana… dan apa pendidikan terakhir kamu serta dari universitas mana. Tanya kembali Hendi yang tak memperdulikan wanita yang kini duduk di depan mejanya.

“Nama saya Irene Pradipta, saat ini saya berusia Dua satu tahun. Saya tinggal di perumahan Jatinegara Kaum, Surabaya Timur. Saya merupakan Lulusan D3 jurusan sekretaris pada universitas Swasta di surabaya. Jawab Irene dengan lancar tanpa merasa gugup bila sedang interview.

Saat itu Irene mengenakan baju yang sungguh menawan. Blazer hitam dipadu kemben putih tanpa memakai Bra yang menahan buah dada yang berukuran 36B hingga terlihat jelas sekali terbentuk puting susunya pada pakainannya. Rok ketat pendek yang memamerkan kemulusan kulit pahanya yang putih, seakan memancing setiap tangan untuk menjamah serta merasakan kehalusannya. Dengan postur tubuh sekitar Seratus tujuh puluh cm yang cukup tinggi bagi wanita seperti Irene. Terkadang banyak sahabatnya yang bertanya kepadanya, mengapa ia lebih memilih untuk menjadi seorang sekretaris dibandingkan menjadi seorang model karena Irene memiliki segala kriteria seorang model papan atas. Paras wanita indo antara Belanda-Jawa. Bola mata coklat dipadu dengan Rambut berombak merah bata sepunggung, kulit putih bersih. Memiliki leher yang jenjang, dengan sedikit rambut halus yang tumbuh di lehernya. Lekukan tubuh yang mengiurkan setiap mata yang memandang. Seakan akan mengundang terjangan setiap laki laki yang memandangnya bila sedang berjalan. Memang selama ini Irene sangat menjaga kebugaran tubuhnya dengan erobik rutin di sebuah gym Selebritis Fitnnes dibilangan Kelapa Gading, Surabaya Utara.

Sepintas Hendi tertuguh dengan hadirnya bidadari yang berdiri dihadapannya saat itu.
Tatapannya bagaikan menelanjang Irene, menatap dan menilai setiap lekukan tubuh Irene saat itu.

“Pak… apakah ada yang salah dengan pakaian yang sekarang saya kenahkan. Apakah bapak kurang berkenan dengan pakaian ini. Tutur Irene setelah menyadari tatapan Hendi yang menatapnya dari ujung kaki hingga ujung rambut.

“Ooh… tidak tidak ada yang salah, hmmm… saya suka dengan penampilan kamu… apakah kamu sudah berkeluarga saat ini. Tanya Hendi yang ingin mengetahui status pelamarnya saat itu.
“Belum pak… Saat ini saya ingin memfokuskan untuk karier saya, oleh karena itu saya tidak ingin menjalin sebuah hubungan dengan siapapun. Jawab Irene dengan menundukkan wajahnya menatap ke bawah karena malu atas pertanyaan itu. Atau mungkin karena malu atas tatapan Hendi yang terus menatapnya.

“Selain kemampuan dibidang kesektretarisan. Kamu memiliki kemampuan apa lagi. Mungkin ini agak mengherankan, namun ini sebetulnya sangat diperlukan sekali bagi seorang sekretaris saya.

“Hmmm… dilain bidang kesekretarisan… mungkin saya juga bisa memberikan sesuatu yang lebih untuk bapak… namun bila bapak juga mengingginkannya.

Berita Sex Sekretaris Pembawa Nafsu

Baca cerita seru lainnya Penikmat Tubuh Sexi
Perlahan Irene berjalan mendekati tempat Hendi, dengan menampilkan paras muka nakalnya Irene membuka retsleting celana Hendi dan mengeluarkan naga saktinya keluar dari sarangnya. Di genggamnya batang kemaluan Hendi dengan jari jari lentiknya. Perlahan dikocok kocok batang kemaluan itu naik turun seirama. Sesekian detik kemudian naga yang tertidur itu terbangun dan mengeliak dengan urat urat yang menonjol di tubuhnya.
Dengan lidah nakalnya Irene memulai permainannya dengan menjilat kepala kemaluan yang ia genggam itu. Memasukkan kemaluan Hendi dengan diameter cukup besar dan panjangnya sekitar Dua puluh sentimeter itu ke dalam mulutnya. Dengan lahap Irene menelan habis batang kemaluan itu. Mengoral dengan menaik turunkan sambil tangan sebelah kanannya membelai kantung kemenyan Hendi.

Merasa kemaluannya sedang di oral oleh Irene dengan nikmatnya, tangan sebelah kanan Hendi pun turun mencari bongkahan buah surga yang menjulang mengemaskan ke dalam genggaman tangannya yang kekar berotot itu.
Merasa tak ingin sensasi ini terganggu, Hendi melepaskan genggaman buah dada Irene yang kini telah mengelantung di luar baju dalamnya dan mengapai telphonenya serta memberitahukan bawahannya bahwa untuk saat ini ia tak ingin diganggu serta memberitahukan bahwa ia telah menerima Irene sebagai sekretarisnya yang baru. saat ini ia memberitahukan juga bahwa ia sedang memberikan tugas kepada Irene tentang tugas tugasnya sebagai sekretarisnya.
Setelah menaruh kembali gagang telphone tersebut Hendi kembali mencari mainannya yang tadi sempat tertunda.
Kemudian Irene melepaskan kulupannya dan menanyakan kemungkinan apakah Hendi mengingginkan sensasi yang lebih dari permainan ini dan yang merupakan tanda terima kasih karena ia telah diterima untuk berkerja di perusahaan ini.
Irene duduk di atas meja kerja Hendi dan merenggangkan kedua kakinya tepat dihadapan Hendi yang menampilkan celana dalam putih dengan model renda.
Menurunkan celana dalam berendanya yang membungkus lipatan gundukan daging montok itu dihadapan Hendi yang mulai terpanah dengan pemandangan yang kini ia saksikan.
Tak ingin berlama lama memandangnya. Hendi langsung memendamkan kepalanya di dalam selangkangan Irene dan melahap harumnya liang kemaluan Irene yang terawat itu. Ternyata selain merawat kebugaran tubuhnya. Irene juga tak lupa merawat liang kewanitaannya dengan segala ramuan ramuan tradisional yang berasal dari ibunya yang keturunan orang Jawa.
Keharuman terpancar di dalam selangkangannya, memberikan sejuta rangsangan terhadap Hendi.

“Sshhhhh…” rintih Irene mendahakkan kepalanya menatap ke atas menikmati setiap jengkal jilatan Irawan terhadap vaginanya.
Sluup… sluup… terdengar suara jilatan Hendi yang sedang menikmati.

“Sssshhh…. Pak. Ooohh…. erang kembali Irene saat Hendi memainkan klitorisnya dan mengigit halus serta menekan nekan kepala Hendi tanpa memperdulikan bahwa Hendi adalah atasannya saat itu.

Jilatan demi jilatan menjelajahi vagina Irene, hingga tak sanggup lagi Irene menahan lebih lama rasa yang ingin meledak didalam dirinya.
Nafas yang makin memburu… sahut menyahut didalam ruangan yang cukup besar itu. Beruntung ruangan Hendi kedap suara, jadi tak kwatir sampai terdengan oleh karyawannya di luar sana.
Beberapa menit kemudian Irene mengejang sambil mendesah keras serta meluruskan kedua kakinya yang jenjang itu lurus tepat di belakang kepala Hendi yang sedang terbenam menjilati bongkahan vagina Irene. Akhirnya Irene mencapainya dengan keringat disekujur tubuhnya. Meskipun ruangan tersebut Full AC namun Irene masih merasa kepanasan di sekujur tubuhnya saat itu. Mungkin karena pengaruh hawa nafsu yang kini menjalar didalam dirinya atas rasa yang barukali ini ia dapatkan.
Masih dengan posisi Irene duduk di atas mejanya. Hendi membuka seluruh celana serta celana dalamnya dan membebaskan sepenuhnya naga sakti yang ia banggakan itu.
Menyadari hal itu Irene menaikan lebih tinggi Rok ketatnya hingga ke pinggangnya yang ramping dan merenggangkan kedua pahanya yang siap akan dinikmati oleh atasan barunya.
Hendi mengenggam batang kemaluannya dan mengosokannya diantara bibir vagina Irene yang telah basah bercampur liur Hendi dan mani Irene yang tadi keluar.
Perlahan Hendi menekan kepala kemaluannya ke dalam vagina Irene yang menantang ingin segera di ganjal oleh batang kemaluaan besar berurat Hendi. Vagina yang hanya dihiasi bulu bulu halus berbentuk V diatas liangnya. Semakin membuat gemas Hendi yang memandangnya. Dengan dibantu Irene yang membuka kedua pahanya semakin lebar, mempermudah kemaluan Hendi untuk segera menerobos masuk.

Berita Sex Sekretaris Pembawa Nafsu

Baca cerita seru lainnya Penikmat Tubuh Sexi
“Pak… plan… pelan Pak. Sakit. Ujar Irene ketika merasakan mahkota keperwanannya ini akan segera dilahap oleh atasannya. Dengan mimik muka Irene yang mengigit bibir sensualnya.

“Tahan sebentar yah… setelah ini kamu akan merasakan sebuah sensasi yang tak mungkin kamu dapatkan ditempat lain selain dengan saya.

Irene hanya mengangguk kecil kepada Hendi yang melanjutkan dorongannya untuk segera mendobrak pintu surganya yang masih rapat tertutup itu.
Dengan kedua tangan yang memegang kedua sisi meja Hendi, Irene menahan dorongan Hendi yang terus berusaha.
Akhirnya usahanya membuahkan hasil. Kepala kemaluannya memasuki vagina Irene perlahan lahan dan semakin dalam. Setelah terasa seluruh dari batang kemaluannya masuk semua. Hendi tak langsung menariknya kembali. Sesaat didiamkan dulu batang kemaluannya didalam vagina sempit Irene yang perawan itu. Menikmati remasan remasan otot vagina Irene terhadap batang kemaluannya.
Sensasi wajah Irene yang menahan sakit yang dirasakan semakin membuat Hendi semakin meluap birahinya untuk lebih lanjut menyetubuhi Irene.
Pelan pelan Hendi menarik kembali batang kemaluannya dari dalam vagina Irene dan hanya menyisakan kepalanya saja dan kembali menekan masuk terus dan berulang ulang hingga Irene merasakan birahinya kembali bangkit bersamaan dengan gesekan gesekan yang dibuat oleh Hendi kepada liang kewanitaannya.

“Pak… lebih cepat dong pak dorongannya. Ujar Irene meminta agar Hendi semakin cepat memompa vaginanya.

Setiap tekanan yang dilakukan Hendi terhadap vagina Irene, mengakibatkan klitorisnya ikut tergesek dan menimbulkan sensasi nikmat yang begitu indah.

Merasa Vagina Irene telah dapat menerima kehadiran batang kemaluannya yang besar ini, maka pompaan Hendi pun semakin genjar keluar masuk kedalam vagina Irene.

Tak terasa pergumulan ini berlangsung selama Tiga puluh menit lamanya. Hingga Irene telah keluar sebanyak 4 kali.

“Pak… sssshhh…. please pak… nikmatnya batang kemaluan bapak ini. Trus pak…. desah Irene semakin mengila atas rasa yang ia dapatkan ini.

“Paaaakkk… Irene tidak kuat lagi…. Aaakkkhhh…”

Mendengar seruhan Irene yang sedikit lagi mencapai puncaknya, maka Hendi pun tak ingin lebih lama lagi. Kali ini Hendi ingin mengakhiri dengan bersama sama.
“Tahan sebentar Sarah… kita sama sama keluarinnya. Jangan dikeluarin dulu… tahan. Perintah Hendi yang semakin genjar memompa vagina Irene yang tak memperdulikan perih yang dirasakan Irene pada bibir vaginanya yang semakin memerah itu.

Akhirnya….

“Aaaakkkhhh… Saaaarrraaah. Erang Hendi yang bersamaan dengan erangan Irene pada saat itu memanjang sambil saling berpelukan dalam dekapannya masing masing.

Seusai persenggamahan mereka. Irene bergegas mengenakan seluruh pakaiannnya dan merapikan pakaian yang agak lesuh itu karena pergumulannya dengan Hendi atasan barunya. Tak lupa Irene mengambil secarik Tissue basah dari tas kecilnya dan membersihkan vaginanya dari bekas bekas sperma yang di muncratkan Hendi didalam liang kewanitaannya.

Sepulang kerja Hendi menawarkan untuk mengantar sekretaris barunya Irene pulang ke rumahnya yang berada di perumahan Jatinegara Kaum, Surabaya Timur.
Setibanya Irene dan Hendi didepan rumahnya. Irene dikejutkan dengan hal yang membuat Irene untuk meninggalkan Hendi sendiri dirumahnya bersama dengan adiknya Rani. Kepergian Irene yang tiba tiba itu dikarena ada salah satu keluarganya yang sakit keras malam itu juga.
Dan Irene tak sungkan meminta pertolongan Hendi untuk menunggunya di rumahnya bersama Rani adiknya yang masih kuliah di Universitas Gunadarma. Karena mereka hanya tinggal bertiga di rumah itu, sedangkan ayahnya Irene telah meninggal dunia sekitar 4 tahun yang silam. Bersama dengan ibunya yang kini menjanda.
Dengan spontan Hendi menawarkan Irene untuk menggunakan mobil Jaguarnya untuk menemani ibunya ke rumah saudaranya malam itu. Tawaran Hendi pun tak sia sia kan. Irene bersama ibunya berangkat menuju rumah saudaranya yang berada cukup jauh daritempat tinggalnya dengan mengunakan mobil Jaguar yang Hendi tawarkan.
Kecantikan Rani tak kalah dengan kecantikan kakaknya. Paras muka Rani mungkin dapat dikatakan lebih menawan dan mempesona dibandingkan dengan kakaknya Irene. Dengan kulit yang sama putih serta berambut hitam lurus sebahu, dihiasi bibir dan mata yang menantang laki laki disekitar komplek perumahannya. Postur tubuh Rani lebih pendek dibandingkan dengan kakaknya. Sekitar Seratus enam puluh lima cm dengan sepasang buah dada berukuran 36 C lebih besar diatas kakaknya. Sepasang bongkahan pantat menawan yang dipadu dengan pinggulnya yang langsing.
Postur tubuh Rani membuat Darah muda Hendi kembali terbakar setelah mengetahui kemolekkan tubuh adik Irene ini.

Berita Sex Sekretaris Pembawa Nafsu

Baca cerita seru lainnya Penikmat Tubuh Sexi
“Mimpi apa aku kemarin malam… hingga hari ini aku dikelilingi oleh bidadari cantik seperti Irene dan Rani. Sungguh beruntungnya diriku hari ini. Kata Hendi dalam hatinya. Ketika merasa keberuntungan berpihak kepadanya saat ini. Pertama mendapatkan seorang sekretaris secantik Irene serta mendapatkan kenikmatan menyetubuhi Irene siang tadi didalam ruangannya.

“yuk masuk… kita tunggu mama dan kak Irene didalam saja. “Oh yah, perkenalkan nama saya Rani, umur saya Dua puluh tahun nanti bulan depan.

“Nama saya Hendi Direktur disalah satu Perusahaan swasta yang bergerak dalam bidang ekspor impor. Sekaligus merupakan atasan baru kakakmu Irene. Panggil saja kak Hendi. Ujar Hendi buru buru karena belum sempat memperkenalkan namanya sebari tadi karena ocehan Rani wanita yang membuat mata Hendi terus terpanah dengan goyangan pantatnya ketika berjalan tepat dibelakangnya.

“Oh… jadi boss baru kak Irene yah… wah kak Irene beruntung sekali yah memiliki boss yang baik hati serta tampan seperti kak Irwan…” “Anita juga mau bila nanti kerja memiliki boss setampan kakak Hendi. Ujar Rani yang panjang lebar.

“Kak… sebentar yah, Rani mau menyegarkan badan Rani dulu. Bau nih, seharian kena terik matahari. Kak Hendi kalau mau minum ambil saja sendiri, jangan malu malu anggap saja seperti rumah kakak sendiri. Kata Rani sambil memainkan matanya yang nakal ke arah tatapan Hendi.

Gila sungguh mengiurkan tubuh Rani adiknya Irene ini. Beruntung sekali bila ada pria yang akan menjadi kekasihnya kelak nanti. Tak kalah dengan kakaknya Irene.
Merasa haus… Hendi berjalan mencari kulkas untuk mengambil sebotol minuman ringan menghapus dahaganya.
Sambil kembali duduk di sofa ruang tamu keluarga Irene. Hendi kembali dikagetkan dengan kehadiran Rani yang hanya mengenahkan gaun tidur putih tipis tiga jari dari lututnya, samar samar menampakkan seluruh lekukkan tubuhnya dibalik gaun yang seksi itu.
Begitu indah pemandangan yang sekarang Hendi saksikan, sayang bila matanya harus mengedip meski hanya sekejap. Rani mengunakan gaun putih dengan celana dalamnya hitam model G-String dipadu dengan Bra berwarna hitam segitiga yang hanya menutupi puting susunya saja.
Tak terasa naga yang bersembunyi didalam celana katun Hendi kembali mengeliak dengan hebat hingga membentuk tonjolan yang cukup besar pada luar celananya.

“Loh kok malah bengong sih… apa ada yang salah yah dengan baju tidur yang Rani pakai ini atau mungkin kakak kurang menyukainya. Ujar Rani setelah melihat tatapan Hendi yang kaget melihatnya keluar dari dalam kamarnya yang masih dengan rambutnya yang masih basah karena mandi tadi.

“Tidak… tidak ada yang salah dan saya suka kok dengan gaun tidur kamu… hanya saja hhhmm” jawab Hendi dengan gugup karena tertangkap basah melihat kearah buah dadanya serta ke arah selangkangannya.

“Hanya saja… apa? Kok diam sih. Atau mungkin karena kakak kaget malihat Rani mengenahkan gaun tidur dengan dalamanya yang terlihat jelas yah. Sahut Rani sambil mengoda Hendi yang merasa malu karena melihatnya begitu seksi.

Dengan agak gugup Hendi menjawab “Hanya saja kamu terlihat begitu sangat dewasa di bandingkan dengan saat kamu mengenakan kaos dan celana jeans. Tutur Hendi.

“Trus setelah itu…”
“Trus kamu juga sangat seksi sekali mengenahkan gaun tidur itu. Kakak sangat mengagumi keindahan tubuhmu.

Tiba tiba deringan Handphone Rani berbunyi. Ternyata yang menelphone itu adalah kakaknya. Irene.

“Hallo… kenapa Kak Irene. Sahut Rani menjawab panggilan itu.
“Anita. Mungkin kakak tidak bisa pulang malam ini karena paman ternyata sedang mengalami pendarahan, saat ini paman sedang dirawat intensif dirumah sakit RSCM, Salemba. Kak Hendi masih disana tidak? Suruh saja ia menginap dirumah kita, karena hari semakin malam dan mustahil ada taksi yang berkeliaran jam segini. Kak Hendi nanti persilahkan saja untuk tidur di kamar kakak saja. Ujar Irene memberitahukan bahwa ia serta ibunya tak dapat pulang malam ini.

“Iya… kak Hendi masih disini sedang ngobrol dengan Rani. Jawab Rani kembali.
“Anita ingat yah… kak Hendi adalah milik kakak. Jadi jangan kamu sekali kali berbuat yang bukan bukan terhadapnya malam ini. Ingat pesan kakak yah. Ancam Irene yang memfokuskan pembicaraannya untuk tidak mengusik kehadiran Hendi malam ini disaat ia tak ada disana.
“Oke boss… bagi bagi dong kalau punya cowok setampan ini kak…” ejek Rani kepada Irene di telphone.
“Awas kamu kalau macam macam yah…”

“Gimana… apakah Irene pulang malam ini…” Tanya Hendi yang ingin tahu apakah Irene pulang malam ini.
“Kak Irene tidak dapat pulang malam ini, dan kakak diminta untuk menginap saja disini dan tidur di kamarnya nanti malam. Ujar Rani sambil meletakkan Handphonenya di atas meja tamu setelah mengakhiri pembicaraan itu.

“Kak kayaknya ada sesuatu yang menonjol tuh di balik celana kak Irwan… kayaknya besar banget! sambil menhampiri Hendi yang duduk depannya dan duduk tepat disampingnya.

“Ah gak ini bisa lah… kalau liat wanita cantik bergaun tidur sexy serta transparan lagi… yah gini deh akibatnya. Gak bisa kompromi, minta jatah…” canda Hendi menutup malunya karena adik kecilnya menonjol dibalik celananya.

“Kayaknya kalau diusap usap sama tangan Rani mungkin bisa lebih besar lagi yah… ih jadi pengen nih liat itunya kak Hendi. Seru Rani sambil memegang batang kemaluan Hendi diluar celana panjangnya.

Karena merasa mendapatkan angin segar dari perbincangan yang mulai menjurus ke hubungan badan. Maka tak sungkan sungkan Hendi mulai meraba halus paha Rani yang putih mulus itu. perlahan namun semakin berjalan menuju titik temu nikmatnya.
Antara bibir Hendi dan Rani saling berpangutan, mendesah, nafas yang memburu karena nafsu yang menjadi.
Tak kala desahan Rani semakin menjadi saat tangan kekar Hendi mulai menyusup di balik celana dalam G-string yang dikenakan Rani. Mengorek… mencari dimana gerangan daging lebih tersebut… setiap gesekan yang dilakukan Hendi membuat Rani mendesah bagaikan setan kepanasan dengan mulut yang engap engapan layaknya manusia yang kekurangan oksigen.
Merasa tak ingin disaingi kegesitannya. Rani pun segera melancarkan serangannya. Membuka gesper yang melingkar pada pinggang Hendi dan menurunkan retsleting celana serta langsung membuka seluruh kain yang membalut bagian bawah Hendi.
Dengan posisi Rani berjongkok di bawah. Rani dengan bebasnya menikmati batang kemaluan Hendi bertubi tubi, layaknya seorang anak kecil yang sedang menemukan mainan barunya. Tak henti hentinya Rani mengulup kepala serta batang kemaluan Irwan… naik turun keluar masuk mulutnya.
Terasa sekali ngilu kepala kemaluan Hendi saat Rani mengesikkan batang kemaluannya pada sisi gigi rahangnya, kanan kiri dan terus bergantian.

Berita Sex Sekretaris Pembawa Nafsu

Baca cerita seru lainnya Penikmat Tubuh Sexi
“Gila nih cewek… kayaknya Rani lebih berpengalaman dibandingkan dengan kakaknya Sarah… pintar sekali ia mempermainkan batang kemaluanku… sungguh nikmat sekali, meski terkadang rasa ngilu bertubi datang namun nikmatnya gak bisa di utarakan dengan kata kata. Guyam Hendi dalam hati sambil menikmati setiap jengkal batang kemaluaanya di hisap oleh Rani.

Lalu tak ingin akan berakhir sampai disini… Hendi menarik tubuh Rani dan disuruhnya mengangkang tepat di atas mukanya.
Dengan gencar Hendi menyapu vagina Rani yang sama sama nikmatnya dengan Irene. Namun vagina Rani seakan menebarkan bau yang sungguh membuat Hendi semakin gencar dan lahap menjilati liang kewanitaannya hingga setiap cair yang keluar dari sela bibir kemaluannya yang montok itu, tak dibiarkan sia sia oleh Hendi.
Dibukanya kedua belah bibir kemaluan Rani dengan jari telunjuk Hendi, kemudian dengan leluasa lidah Hendi bermain… berputar putar… dan menekan nekan menerobos liang kewanitaan Rani yang berwaran merah muda itu. sungguh rasa dan sensasi yang berbeda.
Merasa mereka berdua hampir sama sama akan sampai, maka di turunkan tubuh Rani yang semula mengangkang di kepalanya dan berjongkok tepat di atas batang kemaluannya yang tegang menunjuk ke atas tepat dibawah bibir vagina Rani berada.

Hanya dengan sedikit tekanan pada bibir vagina Rani. Batang kemaluan Hendi berhasil menerobosnya tanpa harus bersusah payah seperti vagina milik kakaknya Irene.
Sesaat ketika batang kemaluan Hendi telah tertancap penuh didalam vagina Rani.

“Uuuuhhh… kak. Mmmmhhh… nikmatnya punya kakak yang besar ini.
“Sssshhhh…. mmmmhhh… pantas kak Irene takut tinggalin kak Hendi sendiri di sini dengan Rani. Ternyata kak Irene tergila gila dengan punya kak Hendi yang sungguh perkasa ini…” ujar Rani sambil mengoyangkan pinggulnya maju mundur… berputar putar merangsang batang kemaluan Hendi yang mengaduk liang kewanitaannya.

“kalau begini nikmatnya… Rani mau selama 1 bulan nonstop dientot setiap hari sama kak Hendi yang ganteng dan perkasa ini. Goda Rani dengan bahasa yang mulai berbicara kotor. Layaknya pelacur yang haus akan sodokan sodokan kejantanan laki laki.
Kenyataannya ternyata Rani sudah tak perawan lagi seperti kakaknya Irene saat pertama kali Hendi menyetubuhinya siang tadi di dalam kantornya.

“uuuhh… kak… uuuuhh… kak. Gendong Rani kedalam. Please…” pinta Rani sambil mencium puting susu Hendi yang berbulu itu.

“Dengan senang hati sayang… kak akan memberikan kepuasan yang kamu inginkan. Asal kamu tak memberitahukan kepada kakak mu Irene. Sahut Irawan sambil berdiri dengan mengendong Rani di pangkuannya tanpa melepaskan batang kemaluannya keluar dari dalam vagina Rani.

Setiap gerakan langkah yang diambil oleh Hendi mengendong Rani menuju kamarnya. Desahan dan erangan Rani semakin menjadi karena hentakan hentakan yang diakibatkan oleh sodokan yang mementok hingga rahim Rani.
Namun sensasi yang begitu nikmatnya… begitu beringasnya Rani kala bersenggama dengan Hendi, tak sungkan sungkan Rani mengigit pundak Hendi hingga bertanda…
Hingga tiba pula didalam kamarnya… Hendi merebahkan tubuh Rani diatas ranjang springbednya dan menekukkan salah satu kaki jenjang mulus Rani ke atas dan yang satunya tetap di bawah. Dengan posisi ini batang kemaluan Hendi dapat dengan leluasa menhujam keluar masuk vagina Rani tanpa merasa terhalangi oleh bongkahan pantatnya yang bulat padat berisi itu.

“plak… plak… plak…” suara yang muncul ketika hentakan yang di lakukan oleh Hendi menyodok vagina Rani bertubi tubi.

“Kak… truuus… beri Rani kenikmata seperti kakak berikan buat kak Irene …”
“uuuhhh… kak. Nikmatnya. Uuuhhh…. erang Rani yang mengila sambil mencakar punggung Hendi.

Hendi tak memperdulikan Rani. Sekarang yang ada di pikirannya adalah mengalahkan Rani di atas ranjang. Hendi ingin merasa selalu perkasa diatas ranjang meski dengan wanita manapun, tentunya masuk kategori seleranya.
Seakan Hendi tak memberi ruang istirahat untuk Rani sesaat. Hendi terus menyodok batang kemaluannya tak henti henti… hingga Rani sendiri wanita yang haus akan seks ini merasa heran atas keperkasaan yang ada dalam diri Hendi.
Dengan postur tubuh yang tegap kekar, tinggi, tampan, serta memiliki kedudukan yang tinggi disalah satu perusahaan swasta.

Akhirnya Rani pun terkapar tak berdaya mengimbangi kekuatan seksual Hendi yang hingga saat ini masih terpacu menyetubuhinya tanpa merasa lelah sedikitpun.

“Kak… rani tidak tahan lagi… kak. Aaakkkhhh…. Rani sampai…. Erang Rani panjang yang menyatakan ia akan telah mencapai puncak kenikmatannya yang ke tiga semenjak pertama kali vaginanya di aduk aduk oleh tangan Hendi yang kekar itu.

Berita Sex Sekretaris Pembawa Nafsu

Baca cerita seru lainnya Penikmat Tubuh Sexi
Tak memperdulikan keadaan Rani yang telah lemas ditindih tubuhnya… Hendi tetap terus menhantam vagina Rani bertubu tubi… masuk keluar tak henti hentinya…
Namun tak lama kemudian Hendi merasakan denyut denyut yang keras sekali pada pangkal kemaluannya. Lalu Hendi pun mencabut batang kemaluannya dari dalam liang vagina Rani dan sambil tetap mengocok kemaluaannya Hendi membimbing batang kemaluaannya ke mulut Rani dan memasukkan kemaluaannya hingga menumpahkan seluruh spermanya. Tak sedikitpun sperma yang tersisa atau tertumpah keluar dari mulut Rani. Karena Hendi menyuruh Rani untuk menikmati setiap tetes sperma yang keluar dari kemaluannya. Kalau tidak maka Hendi tak’kan mengulanggi persetubuhan ini lagi kepada Rani. Meski Hendi sendiri memiliki kelebihan dalam hal seks yang lama dengan lawan jenisnya.
Tak terasa Hendi melirik jam yang masih melekat di lengan tangannya. Hampir selama tiga jam persenggamahan mereka berlangsung. Kelelahan dan keletihan baru terasa .. setelah itu ia merebahkan tubuhnya di samping Rani yang tergulai lemas tampa sehelai benangpun. keesokan harinya aku terbangun dan tau tau di meja telah tersedia secangkir teh dan roti ternyata semua itu buatan rani yang di pagi tadi  telah bangun lebih duluan.

cerita dewasa kumpulan cerita sex blowjob handjob cerita sex dewasa cerita seks dewasa, tante girang daun muda pemerkosaan cerita seks artis cerita sex artis cerita porno artis cerita hot artis cerita sex cerita selingkuhan cerita kenikmatan cerita bokep cerita ngentot cerita hot bacaan seks cerita Kumpulan Cerita Seks onani dan Masturbasi cerita seks tante blog cerita seks seks sedarah seks cerita 17 tahun cerita bokep cerita biru

Minggu, 01 November 2015

Berita Sex Ukuran Takjadi Masalah

Cerita Porn, Cerita Porno, Cerita Dewasa, Cersex Cerita Sex, Cerita Dewasa, Cerita Ngentot, Cerita Mesum, Cerita Sex, Cerita Lesbian, Cerita birahi, Cerita Hot, Cerita Panas, Cerita Bokep, Cerita Ganas, Cerita Seksualitas, Cerita Bispacx Terbaru.

Ukuran Takjadi Masalah

Baca cerita seru lainnya Dosenku Jago Nungging
Ukuran body tubuh emang lumayan agak gede tapi tidak menutup kemungkinan untuk bisa menjadi seorang model, sebut saja dengan Ririn model baru ini memamerkan body tubuhnya yang agak lumayan gede di depan kamera sang fotografer lihat foto selengkapnya :

Ukuran Takjadi Masalah 
Ukuran Takjadi Masalah

Ukuran Takjadi Masalah

Ukuran Takjadi Masalah

Ukuran Takjadi Masalah

Ukuran Takjadi Masalah

cerita dewasa kumpulan cerita sex blowjob handjob cerita sex dewasa cerita seks dewasa, tante girang daun muda pemerkosaan cerita seks artis cerita sex artis cerita porno artis cerita hot artis cerita sex cerita selingkuhan cerita kenikmatan cerita bokep cerita ngentot cerita hot bacaan seks cerita Kumpulan Cerita Seks onani dan Masturbasi cerita seks tante blog cerita seks seks sedarah seks cerita 17 tahun cerita bokep cerita biru